Berita

Ilustrasi DPD Watch/Ist

Politik

Dorong Pertumbuhan Pengusaha Baru Di Daerah, MES Disarankan Gandeng DPD RI

KAMIS, 04 FEBRUARI 2021 | 11:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tekad Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) membangun ekosistem yang memungkinkan pengusaha-pengusaha lokal di daerah tumbuh dan berkembang sejalan dengan napas ekonomi syariah disambut dengan baik oleh Lembaga Pemantau Kinerja DPD-RI (DPD Watch).

Namun demikian, menurut Koordinator DPD Watch, Arief Gunawan, upaya lembaga nirlaba yang dipimpin Menteri Negara BUMN Erick Thohir itu akan lebih baik bila melibatkan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dalam kepengurusan MES yang baru dibentuk.

“Apalagi Ketua Umum MES Erick Thohir ingin memasyarakatkan ekonomi syariah hingga ke titik nol di pedesaan. Ini ide yang bagus,” ujar Arief Gunawan kepada wartawan di Jakarta, Kamis (4/2).


“Wacana memasyarakatkan ekonomi syariah hingga mengakar di daerah sudah benar. Harus dapat diparalelkan dengan salah satu misi ekonomi DPD RI, selain mendorong UMKM dan menumbuhkan ekonomi kreatif di daerah,” tambahnya.

Erick Thohir terpilih sebagai ketua umum periode 2021-2024 dalam Munas V MES yang diselenggarakan 23 Januari lalu. Erick Thohir menggantikan Wimboh Santoso yang memimpin lembaga itu dari 2018.

Selain Erick Thohir, tokoh lain yang sempat disebut-sebut berpeluang memimpin organisasi yang berdiri pada 2000 itu adalah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.

Setelah dipilih oleh Dewan Formatur, Erick Thohir menunjuk praktisi ekonomi syariah yang juga Komisaris Bank Muamalat, Iggi H. Achsien, sebagai sekretaris jenderal.

Saat ini MES memiliki cabang di 29 provinsi di Indonesia dan beberapa jaringan di luar negeri.

Kabinet Erick Thohir-Iggi H. Achsien pun telah diumumkan pada 31 Januari lalu. Sejumlah menteri ikut memperkuat lembaga itu. Misalnya Menko Polhukam Mahfud MD yang menjadi Ketua Dewan Penggerak.

Mahfud MD didampingi Sofyan Djalil (Menteri Badan Pertanahan Nasional), Retno Marsudi (Menteri Luar Negeri), Agus Gumiwang Kartasasmita (Menteri Perindustrian), Abdul Halim Iskandar (Menteri Pedesaan dan Daerah Tertinggal), Sandiaga Sholahuddin Uno (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), dan Yaqut Cholil Qoumas (Menteri Agama).

Sementara Teten Masduki (Menteri Koperasi dan UMKM), Muhammad Lutfhi (Menteri Perdagangan), dan Bahlil Lahadalia (Kepala BKPM) menjadi wakil ketua umum mendampingi Erick Thohir.

Sebagai Ketua Dewan Pembina ditunjuk Wapres Maruf Amin, yang didampingi Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan Ketua DPR RI Puan Maharani.

Namun, dalam susunan pengurus MES periode 2021-2024 itu tidak terlihat nama Ketua DPD RI, LaNyalla Mattalitti, ataupun nama anggota DPD RI lainnya.

Jaringan Luas DPD

Arief Gunawan mengatakan, mengingat jaringan keanggotaannya di 34 provinsi, DPD RI sangat strategis untuk dijadikan partner dalam memasyarakatkan ekonomi syariah.

“Setidaknya dapat dikampanyekan oleh Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti yang belakangan ini, di tengah pandemi Covid-19, sangat dinamis terjun ke daerah-daerah,” kata Arief lagi.

Arief Gunawan percaya sosialisasi ekonomi syariah secara masif dan gencar akan menaikkan gairah pelaku usaha lokal yang saat ini sedang berhadapan dengan berbagai persoalan.

“La Nyalla Mattalitti juga memiliki latar belakang sebagai pelaku usaha. Jadi ekonomi syariah akan sangat mudah dijadikan salah satu misi ekonomi DPD RI,” demikian Arief Gunawan.

Ruang Tumbuh Pengusaha Baru

Sementara Sekjen MES, Iggi Haruman Achsien menegaskan, di bawah kepemimpinan Erick Thohir, MES bertekad kuat mendorong pengembangan ekonomi keumatan, kerakyatan, dan kebangsaan.

“Sejak berdiri tahun 2000, MES didesain sebagai wadah inklusif yang menghimpun seluruh sumber daya serta membangun sinergi kuat dengan semua pemangku kepentingan untuk mengembangkan dan mensosialisasikan sistem ekonomi syariah,” ujar Iggi di Jakarta.

“Singkatnya, MES bertujuan memasyarakatkan ekonomi syariah dan mengekonomi-syariahkan masyarakat,” imbuh Komisaris Bank Muamalat dan anggota Tim Ahli Wakil Presiden ini.

“Kita bertekad menciptakan ruang tumbuh bagi pengusaha-pengusaha baru di daerah,” harap Iggi.

Sebagai wujud dari inklusivitas itu, kepengurusan MES periode 2021-2024 yang baru terbentuk diisi oleh sejumlah tokoh dengan berbagai latar belakang yang menggambarkan keragaman Indonesia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya