Berita

Anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron/Net

Politik

Herman Khaeron Ingin Dirut Bio Farma Fokus Pengadaan Vaksin, Jangan Terganggu Urusan Organisasi

KAMIS, 04 FEBRUARI 2021 | 08:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sebanyak 28 juta vaksin telah didatangkan di tanah air, setelah pengiriman tahap IV pada Selasa kemarin (2/2) berhasil mendatangkan 10 juta vaksin Covid-19 dalam bentuk bulk dan 1 juta vaksin untuk kebutuhan overfilled dari Sinovac.

Namun demikian, angka ini masih jauh dari kata cukup untuk program vaksinasi Indonesia. Apalagi setiap orang membutuhkan dua kali suntik vaksin dalam program tersebut. Artinya, stok yang ada baru cukup untuk 14 juta orang.

Atas alasan itu, anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron meminta kepada Direktur Utama PT Bio Farma, Honesti Basyir, atau yang akrab disapa Ones untuk fokus dalam penyelesaian program vaksinasi.


Kang Hero, sapaan akrabnya, ingin agar vaksin dapat segera dilaksanakan sesuai target pemerintah agar mencapai herd immunity.

“Namun demikian pemerintah harus memiliki timeline vaksinasi yang lebih pasti, serta memastikan pengendalian covid 19 yang dapat menekan angka terinfeksi,” tegas Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat itu kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (4/2).

Herman Khaeron meminta Honesti Basyir untuk fokus dalam membantu pemerintah mensukseskan vaksinasi dengan memastikan ketersediaan vaksin Indonesia tercukupi.

Apalagi, publik terus bertanya-tanya tentang waktu yang dibutuhkan untuk 182 juta vaksinasi.

“1 tahun, 1,5 tahun, atau 3 tahun seperti yang pernah disampaikan menkes. BUMN harus fokus dan melakukan percepatan penyediaan vaksin, di samping terus melakukan pengembangan vaksin merah putih,” tegasnya.

Secara khusus, dia tidak ingin tenaga, pikiran, dan waktu yang dimiliki Honesti terbuang unruk hal-hal selain masalah vaksin.

Keinginan Kang Hero itu berkaitan dengan ikut sertanya Honesti Basyir dalam pencalonan ketua umum Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) periode 2021 hingga 2025

“Jadi untuk Dirut Bio Farma sebaiknya tidak terganggu dulu dengan organisasi dan fokus pengadaan vaksin,” tegasnya.

Senada dengan itu, alumni ITB, Adamsyah Wahab tidak ingin fokus pimpinan alumni ITB terpecah. Sebab ada tugas berat untuk menjadikan IA ITB sebagai wadah bersama yang menyatukan perbedaan politik.

Don Adam, sapaan akrabnya, juga ingin agar Honesti fokus saja dalam pengadaan vaksin demi kemaslahatan rakyat Indonesia dan memenuhi target vaksinasi Presiden Jokowi.

“Fokus saja urusan vaksin, jangan nambah kerjaan dengan ikut cawe-cawe pemilu IA ITB,” tutupnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya