Berita

Evaluasi Pilkada 2020 di Hotel Bukit Randu Bandarlampung/RMOLLampung

Politik

Semprot Bawaslu Lampung, Komisi II DPR: Jangan Sekadar Pemanis Pilkada

RABU, 03 FEBRUARI 2021 | 17:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemilihan WaliKota dan Wakil WaliKota Bandarlampung menjadi bahasan utama evaluasi Pilkada Serentak 2020 yang dilakukan Komisi II DPR RI, KPU RI, Bawaslu RI, KPU dan Bawaslu Provinsi Lampung, serta KPU dan Bawaslu 8 kabupaten/kota.

Anggota Komisi II DPR RI dari PDIP, Endro S. Yahman mengatakan, persoalan yang muncul dalam Pilwakot Bandarlampung karena paslon yang dibatalkan adalah pemenang. Pembatalan juga dilakukan setelah pleno penetapan.

"Saya menyesal dan marah juga terhadap Bawaslu. Bawaslu Bandarlampung enggak ada masalah, lah ini kerja Bawaslu Provinsi. Apakah sengaja memperlambat agar jadi masalah akhirnya menjebak orang berspekulasi jangan-jangan dan sebagainya?" ujarnya, Rabu (3/2).


Endro menambahkan, untuk Pilkada mendatang, jika ada perolehan suara yang diperoleh dari proses yang tidak benar harus segera dibahas agar penetapannya bisa ditunda.

"Supaya tidak berkepanjangan sampai MA, MA ada PK lagi, padahal proses pengadilan kalau bisa cepat ringkas supaya cepat mendapat kepastian hukum supaya transformasi perpindahan kekuasaan secara mulus," tambahnya, dikutip Kantor Berita RMOLLampung.

Anggota Komisi II lainnya, Ahmad Muzani mengatakan, persoalan Pilwalkot Bandarlampung harus menjadi pelajaran. Jangan sampai Bawaslu hanya menjadi pemanis dalam gelaran pesta demokrasi.

"Jangan sampai hal yang terjadi di Myanmar terjadi serupa, di mana penyelenggara dianggap tidak demokratis dan menyalahi aturan main," ujar Wakil Ketua MPR RI ini.

Selain menyoroti Pilwakot Bandarlampung, evaluasi yang digelar di Hotel Bukit Randu ini juga membahas sejumlah masalah lain dalam Pilkada Serentak 2020 di Provinsi Lampung.

Mulai dari pemanfaatan aplikasi Sirekap, pemutakhiran data pemilih, hingga pelaksanaan protokol kesehatan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya