Berita

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Ardhya Pratiwi Setiowati/Net

Politik

Legislator Gerindra: Kunci Pemulihan Ekonomi Adalah Kesadaran Bersama Terhadap Prokes

RABU, 03 FEBRUARI 2021 | 15:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kalangan politisi Senayan terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kesehatan agar tidak terpapar Covid-19.

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Ardhya Pratiwi Setiowati mengajak masyarakat untuk bersama-sama memotong rantai penularan Covid-19 dengan cara selalu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, membatasi mobilitas, dan menjauhi kerumunan.

Ajakan itu dia sampaikan karena pandemi menyangkut aspek kemanusiaan yang berdampak pada terganggunya aktivitas ekonomi dan keuangan.


"Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kita harus bersama-sama menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Jangan sampai kita tertular Covid-19. Oleh karena itu, saya mengajak kepada masyarakat agar selalu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, membatasi mobilitas, dan menjauhi kerumunan," ujar Ardhya.

Ajakan itu disambut antusias peserta sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan masyarakat dan tokoh agama, di Mekar Jaya, Ciamis, Jawa Barat, Rabu (3/2).

Adapun Empat Pilar MPR yang dimaksud adalah Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Ardhya juga menyampaikan, semakin lama pandemi ini berakhir, perekonomian nasional akan sulit tumbuh karena daya beli masyarakat turun.

Ditegaskan, anggota dewan terutama di Komisi IX terus memperjuangkan pemulihan perekonomian masyarakat yang terkena dampak langsung akibat pandemi ini terutama pemulihan UMKM.

"Kesadaran bersama terhadap protokol kesehatan akan berdampak langsung dengan mengecilnya jumlah orang terpapar Covid-19. Sebaliknya, jika kita enggan menerapkan protokol kesehatan maka makin banyak kasus Covid-19. Akhirnya, pemulihan ekonomi semakin lambat dan pengangguran akan semakin banyak," tutur Ardhya.

Di akhir pemaparannya, Ardhya mengajak masyarakat untuk tetap berpegang teguh pada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Dengan berpegang teguh pada empat pilar kebangsaan, maka persatuan Indonesia tetap terjaga.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya