Berita

Petugas mengangkut vaksin yang datang/Net

Politik

Vaksin Tahap 4 Tiba, Kemenkes Jamin Stok Ketersediaan Aman

RABU, 03 FEBRUARI 2021 | 09:50 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebanyak 10 juta vaksin Covid-19 dalam bentuk bulk dan 1 juta vaksin untuk kebutuhan overfilled dari Sinovac didatangkan ke tanah air pada Selasa (2/2). Dengan kedatangan ini, total vaksin yang telah diterima Indonesia sebanyak 28 juta vaksin.

Begitu jelas Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi yang memastikan bahwa pemerintah terus menambah pasikan vaksin untuk memenuhi program vaksinasi Covid-19.

Dia menjelaskan bahwa kedatangan vaksin tahap keempat dalam bentuk bulk ini menjadi kelanjutan kedatangan tahap pertama dan kedua pada Desember 2020 sebanyak total 3 juta vaksin jadi dari Sinovac dan tahap ketiga dalam bentuk bulk sebanyak 15 juta vaksin pada 12 Januari 2021.


“Jadi stok ketersediaan vaksin aman dan sesuai skema yang telah direncanakan karena lancarnya koordinasi dan komunikasi antar lembaga terkait,” tegasnya kepada wartawan, Rabu (3/2).

Vaksin ini akan dialokasikan untuk vaksinasi tahap kedua yang menyasar petugas publik di seluruh Indonesia, yang berjumlah 17,4 juta.

Sebanyak 500 ribu tenaga kesehatan sudah menerima vaksinasi. Ditargetkan pada Februari ini ada sebanyak 1,5 juta tenaga kesehatan yang divaksin.

Juru Bicara Pemerintah Vaksinasi Covid-19 dari Bio Farma, Bambang Heriyanto mengatakan bahwa kedatangan bulk vaksin tahap keempat ini akan langsung diproses Bio Farma sesuai dengan prosedur dan standar yang telah ditetapkan WHO.

"Setelah itu didistribusikan ke daerah," tegasnya.

Lebih lanjut, Koordinator Pengendalian Internet Ditjen APTIKA Kemkominfo mengurai bahwa pihaknya telah melakukan upaya pendekatan kepada platform media sosial untuk melakukan penurunan (take down) konten hoax di masyarakat terkait vaksin Covid-19.

Pihaknya mencatat sejak 23 Januari 2020 hingga 1 Februari 2021, ada 1.402 kasus hoax Covid-19.

Selain melakukan take down, Kemkominfo juga memperkuat kapasitas masyarakat melalui program literasi digital yang disebut Siberkreasi. Tujuannya adalah untuk membekali masyarakat dengan keterampilan untuk mengetahui dan memilih konten yang benar.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya