Berita

Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto/RMOLJatim

Nusantara

Demokrat Banyuwangi Siap Lawan Perongrong Posisi AHY

RABU, 03 FEBRUARI 2021 | 04:35 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dukungan kepada kepemimpinan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono terus disuarakan kader di daerah.

Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto menegaskan akan melawan siapapun yang berani merongrong posisi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketua umum.

"Jadi, siapapun yang mau merongrong kepemimpinan AHY, Partai Demokrat Banyuwangi siap sebagai yang terdepan membela Ketua Umum," tegas Michael kepada Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (2/2).


Kalau komitmen dan loyalitas kader-kader Demokrat di Banyuwangi, kata dia, tidak perlu diragukan lagi.

"Kalau di Banyuwangi semua orang tahu bahwa kegiatan-kegiatan partai kami diberbagai kesempatan selalu memampangkan foto-foto, banner, baliho hingga branding mobil-mobil itu AHY semua," imbuhnya.

Michael yang juga salah satu Pimpinan DPRD Banyuwangi itu menambahkan, bahwa hingga sejauh ini Partai Demokrat itu solid. Bahkan, lanjutnya, para Ketua DPC se Jawa Timur mempunyai grup tersendiri untuk saling berkomunikasi.

"Di Jawa Timur itu seluruh DPC sudah kompak dan tidak bisa digoyahkan. AHY, tidak seperti apa yang dikatakan orang, bahwa ada persoalan internal, tidak ada itu. Yang persoalan itu orang yang disingkirkan, yang tidak dipakai," jelasnya.

"Kita masih komunikasi terus, kemarin kita ketemu. Apalagi juga banyak ketua-ketua DPC yang jadi DPR. Kita ada grup WA, seluruh Jawa Timur ada, dan kita komunikasi di sana dan semua kompak. Jadi jangan mengobok-obok partai kami," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya