Berita

Hetty Andika Perkasa saat meninjau langsung pengiriman bantuan kemanusiaan di Pelabuhan Tanjung Priok/Repro

Nusantara

Persit Kartika Chandra Kirana Kirim Bantuan Bagi Korban Gempa Dan Banjir

SABTU, 23 JANUARI 2021 | 21:04 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Persit Kartika Chandra Kirana atau para istri TNI Angkatan Darat (AD) memberikan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam gempa bumi di Sulawesi Barat dan banjir di Kalimantan Selatan.

Bantuan kemanusiaan ini dikirim langsung menggunakan kapal laut milik TNI AD dari pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Bantuan yang diberikan kurang lebih 60 truk yang berisi bahan makanan seperti beras sebanyak 51 ton, mie instan dan peralatan medis seperti APD maupun masker. 


"Selain bahan makanan yang akan dikirimkan ke Mamuju dan Kalimantan Selatan, mereka disana kesusahan bahan makanan karena toko-toko tutup. (Kami kirim) peralatan medis, ada masker juga APD. Karena pas bencana kita juga masih mengalami pandemi," kata Hetty Andika dalam keteranganya, Sabtu (23/1).  

Ny. Hetty Andika Perkasa mengharapkan bantuan yang diberikan ini bermanfaat dan para petugas di lapangan semoga cepat menyelesaikan dampak akibat gempa.

Menurut Hetty, bencana kali ini mungkin sangat berat dirasakan karena berbarengan dengan pandemi global Covid-19 sehingga harus ekstra dalam penanganannya.

“Saya yakin Insya Allah akan ada kebahagiaan untuk saudara kita dibalik kesulitan ini, kita harus banyak mendoakan dan sedikit berdonasi, donasi kasih sayang dan cinta kita bisa dalam bentuk apapun,” imbuh Hetty.  

Hetty mengakatan, Persit Kartika Chandra Kirana bersama TNI Angkatan Darat akan terus berupaya memberikan dukungan kepada seluruh pihak yang membutuhkan dan memastikan seluruh bantuan diberikan merata kepada semua korban.

"Semoga bencana ini segera teratasi dan semua orang bisa kembali beraktifitas seperti biasa," pungkas Hetty.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya