Berita

Komjen Listyo Sigit Prabowo saat menjalani fit and proper test di Komisi III DPR/ist

Nusantara

Farhat Abbas Beberkan Tantangan Kedepan Listyo Sigit Saat Jadi Kapolri

SABTU, 23 JANUARI 2021 | 19:05 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Advokat yang kini mendeklarasikan diri sebagai Ketua Umum Partai Negeri Daulat Indonesia (Pandai) Farhat Abbas memiliki beberapa catatan tantangan yang bakal dihadapi Komjen Listyo Sigit Prabowo saat mengemban amanan sebagai Kapolri.  

"Tidak mudah mewujudkan amanat mulia yang disampaikan Komjen Listyo saat fit and proper test di Komisi III DPR RI," kata Farhat Abbas dalam keterangan yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (23/1).

Dari internal, kata Farhat, Listyo Sigit harus menghadapi realitas yang bukan rahasia lagi yakni panorama koruptif di tengah lembaga Polri, hal ini bukanlah pekerjaan ringan untuk diatasi oleh Listyo Sigit.


"Saat lakukan pembenahan, Listyo harus menghadapi perilaku dan mental eksploitatif yang selama ini sudah mengakar di lembaganya. Bahkan, harus membenahi format kebijakan yang disalahgunakan," kata Farhat.

Belum lagi, Jenderal kelahiran Ambon itu melampaui empat angkatan dari sejawatnya juga menjadi problem psikologis tersendiri ketika harus menegakkan disiplin internal. Namun demikian, kata Farhat,  kendala internal yang sudah menstruktural itu memang harus dihadapi dengan spirit reformatif kuat. Demi kembalikan marwah atau wibawa Polri yang sudah sekian lama terkikis.

"Sebuah tantangan berat dalam pro penegakan hukum total adalah – pertama – harus memperlakukan sama terhadap pelaku penyalahgunaan wewenang dalam institusi Polri, yang terkait korupsi atau lainnya," kata Farhat.  

Kedua, menurut Farhat, tantangan yang tidak ringan adalah kalangan eksternal Polri, yang menurut teori disebut the untouchable people, dari unsur penguasa dan atau inner circlenya. Bahkan, dari anasir partai politik dan atau ormas yang selama ini tergolong mesra dengan kekuasaan.


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya