Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

RR: Saya Tidak Kesal, Cuma Hakim-hakim Konsitusi Tidak Punya Nyali Dan Kecerdasan Untuk Bahas PT!

RABU, 20 JANUARI 2021 | 18:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) menolak uji materi UU Pemilu terkait Presidential Trasehold (PT) atau ambang batas pencalonan presiden, disayangkan Ekonom Senior, Rizal Ramli.

Selaku pihak yang mengajukan, sosok yang kerap disapa RR ini menyampaikan kritik yang cukup pedas kepada para hakim MK.

"Hakim-hakim konsitusi tidak punya nyali, tidak punya kecerdasan cukup untuk membahas ini (PT) secara terbuka," ujar RR dalam diskusi virtual yang disiarkan melalui kanal Instagramnya, Rabu (20/1).


"Saya enggak kesal, cuma sedih saja. Mahkamah Konstitusi kok bukan menjadi hakim yang mempertahankan konstitusi tapi malah mempertahankan kekuasaan. Payah banget mentalnya," sambungnya.

Menurut Menko Ekuin era Presiden Gus Dur ini, jika MK menerima gugatannya untuk dibahas dalam sidang uji materil, perbaikan sistem demokrasi Indonesia bisa terjadi.

Pasalnya sekarang ini, RR menilai demokrasi di Tanah Air tidak memiliki keberpihakan kepada masyarakat, tapi kepada para cukong atau oligarki yang menjadi donatur penguasa saat mencalonkan diri menjadi pemimpin.

Sistem kerja pemerintahan dari hasil demokrasi yang ada sekarang ini, kata RR lebih mirip dengan sistem kapitalisme liberal Amerika Serikat, yang dalam setiap kebijakannya cendrung lebih memperhatikan cukong atau oligarki.

"Kita kadung ikut sistem kapitalisme Amerika yang ugal-ugalan. Kalau di Amerika emang biasa, siapa yang mau jadi senator, calon gubnernur dan presiden disumbang oleh orang-orang kaya maupun perusahaan-perusahaan besar. Jadi akibatnya ketika mereka berkuasa harus dengerin yang punya uang," ungkapnya.

Karena itu, Rizal Ramli menyimpulkan sistem politik demokrasi Indonesia sudah salah kaprah. Berbeda dengan yang ada di negara-negara Eropa. Di mana, partai politik dan calon-calon pemimpin dijamin anggarannya oleh negara, sehingga tidak ada keberpihakan kepada cukong.

"Mereka (pemimpin di negara Eropa) begitu terpilh jadi anggota DPR, perdana menteri, mereka betul-betul mengabdi sama rakyatnya, sama negaranya, bukan sama cukong kaya di Amerika sama Indonesia, kita ini salah kaprah," tegasnya.

"Nah, hal sederhana ini masyarakat, aktivis, dosen-dosen kita enggak ngerti, termasuk MK. Padahal kalau dibahas ini bagus sekali, agar mata masyarakat kita terbuka, ada pilihan kok supaya hidup lebih baik, lebih maju," demikian Rizal Ramli.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Polda Metro Minta Insan Pers Imbangi Kecepatan Medsos

Senin, 09 Februari 2026 | 22:00

Pemprov Sultra Agendakan Mediasi Kedua Konflik Yayasan Unsultra

Senin, 09 Februari 2026 | 21:40

Ketua DPW PPP Kalteng Diberhentikan Usai Nyatakan Dukung Prabowo

Senin, 09 Februari 2026 | 21:36

MPR Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Kebangsaan Agar Tak Mudah Diprovokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 21:22

Mahfud Pastikan Tim Reformasi Tidak Giring Polri di Bawah Kementerian

Senin, 09 Februari 2026 | 21:16

KPK Dalami Informasi Keterlibatan Lasarus Dkk di Kasus Suap DJKA

Senin, 09 Februari 2026 | 20:52

Menkop Resmikan Toko Rakyat Serba Ada di Kubu Raya

Senin, 09 Februari 2026 | 20:41

Istana Belum Serahkan Supres Calon Pimpinan OJK ke DPR

Senin, 09 Februari 2026 | 20:38

7 Tradisi Imlek di Indonesia, Bukan Cuma Berbagi Angpau

Senin, 09 Februari 2026 | 20:29

Legislator Golkar Dorong Sertifikasi Halal Juru Potong Ayam Dapur MBG

Senin, 09 Februari 2026 | 20:26

Selengkapnya