Berita

Airlangga Hartarto bersama AHY/RMOL

Politik

RSRC: Bersatunya Golkar-Demokrat Bisa Jadi Kekuatan Patron Politik Baru

SENIN, 18 JANUARI 2021 | 05:00 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Bersatunya Partai Golkar dan Partai Demokrat diprediksi akan mengubah arah dinamika demokrasi Indonesia yang saat ini masih terbelah.

Demikian analisa Direktur Eksekutif Romeo Strategic Research & Consulting (RSRC) A. Khoirul Umam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (17/1).

Menurut Umam, Golkar dan Demokrat bisa menjadi patron kekuatan baru bagi konsolidasi kelompok politik beberapa lapisan. Diantaranya kelompok tengah, moderat dan nasionalis religius.


"Bersatunya Golkar-Demokrat bisa mengubah arah dinamika demokrasi yang kini terpolarisasi. Golkar-Demokrat bisa menjadi patron kekuatan baru bagi konsolidasi "kelompok tengah, moderat dan nasionalis-religius," demikian kata Umam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (17/1).

Analisa Umam, belakangan ini masih kerap terjadi pengerusan bangunan demokrasi oleh perilaku politik yang sifatnya konservatif.

Beberapa indikatornya, kata Umam adalah eksploitasi politik identitas dan juga praktik despotimse baru di lingkaran kekuasaan.

"Belakangan terus digerus oleh perilaku politik konservatif yang dimainkan  melalui eksploitasi politik identitas dan praktik despotisme baru di lingkaran kekuasaan," demikian kata Umam.

Sebelumnya Umam memprediksi sosok Airlangga- Agus Harimurti Yudhoyono bisa menjadi paket pemimpin alternatif di Pilpres 2024 mendatang.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya