Berita

Mendikbud Nadiem Makarim/Net

Politik

Tak Hanya PKB, Keinginan Nadiem Dicopot Sudah Muncul Sejak Awal Menjabat Mendikbud

SENIN, 18 JANUARI 2021 | 03:27 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim seger dicopot.

Alasannya, selama setahun menjabat Nadiem tidak melahirkan sebuah terobosan dalam pendidikan Indonesia.

Apalagi dalam situasi pandemi Covid-19, kata politisi yang karib disapa Gus AMI, di Indonesia telah mengalami stagnasi pendidikan.


Merespon desakan Gus AMI, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan, jika membaca persepsi masyarakat dalam survei yang dilakukan olehnya, maka harapan pergantian Nadiem sudah dimulai sejak awal menjabat.

Pengamatan Dedi, kebijakan Nadiem justru menimbulkan keriuhan publik dan sangat sulit diterapkan.

"Nadiem diharapkan reshuffle sejak awal2 menjabat, di sisi lain kebijakan Nadiem tidak sedikit yang gaduh dan sulit diterapkan, terutama dalam masa pandemi, belum tampak ada inovasi pendidikan di Indonesia," demikian analisa Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Mingggu (17/1).

Atas dasar itu, Dedi berpendapat sebaiknya Nadiem segera diganti dengan memilih sosok yang lebih rasional dalam memimpin Kemendikbud.

"Harapan Mendikbud dipimpin tokoh lain cukup rasional," demikian catatan Dedi.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya