Berita

Eddy Soeparno/Net

Politik

Ingatkan Crazy Rich Indra Kesuma, Eddy Soeparno: Banyak Warga Kesulitan Ekonomi Dan Bingung Besok Makan Apa

SENIN, 18 JANUARI 2021 | 02:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Crazy rich asal Medan, Indra Kesuma, membuat geger dunia maya lantaran aksinya membeli Tesla Model 3 di situs jual beli online Tokopedia pada jam 3 pagi lantaran tidak bisa tidur.

Bagi Sekjen PAN Eddy Soeparno, tindakan Indra Kesuma yang membagikan momen membeli Tesla itu di media sosial bukanlah tindakan yang bijak dan empati di tengah pandemi virus corona baru (Covid-19) seperti saat ini.

Kata Eddy, di saat membeli Mobil Tesla secara online pada dini hari, di saat yang bersamaan ada banyak warga yang tidak bisa tidur karena memikirkan kondisi ekonominya.  


"Tidak bisa tidur karena memikirkan besok itu tidak punya pekerjaan, tidak bisa tidur karena memikirkan bagaimana memenuhi membeli kuota internet untuk anaknya yang harus sekolah jarak jauh," kata Eddy, Minggu (17/1).

Menurut Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini, memamerkan kehidupan mewah di media sosial seharusnya dihindari.

Sebabnya, ada banyak warga yang justru sulit kehidupannya, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja kesulitan

"Siapapun berhak memang membeli Tesla atau barang apapun itu dengan alasan masing masing. Tapi seharusnya lebih sensitif pada mereka yang kurang beruntung dan tidak perlu memamerkan kehidupan hedon itu di media sosial," tegasnya.

Dia meminta agar Indra memikirkan aspek psikologis masyarakat miskin yang melihat tindakannya tersebut. Seharusnya, kata Eddy, Indra bijak dalam bersosial media.

"Yang satu ini tidak bisa tidur karena berlebihan uang, sementara yang lain tidak bisa tidur karena permasalahan-permasalahan yang sekarang menimpa dia dari aspek ekonomi, dari aspek psikologis karena tidak punya pekerjaan,” tutupnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya