Berita

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, didaulat untuk maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2024/Net

Politik

Usulkan Muhaimin Iskandar Jadi Capres 2024, PKB Jatim Langsung Gerakan Mesin Partai

SELASA, 12 JANUARI 2021 | 10:39 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah mulai bermanuver menuju Pemilihan Presiden 2024.

Seperti yang dilakukan DPW PKB Jawa Timur dengan mengusulkan sang Ketua Umum, Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Ami), untuk maju sebagai Calon Presiden (Capres) pada 2024.

Usulan tersebut merupakan salah satu keputusan dalam Muswil V PKB Jatim yang digelar di Pasuruan beberapa waktu lalu.


Sekretaris DPW PKB Jatim, Anik Maslachah mengatakan, mesin partai semaksimal mungkin akan dikerahkan untuk mengenalkan Gus Ami sebagai Capres 2024 mendatang.

"Kami menargetkan kemenangan di Pileg 2024 seperti 2004 lalu kami punya kursi banyak. Tentunya dengan kemenangan di Pileg memberi kesempatan untuk mengusung Gus Ami di Pilpres. Bagi PKB Jatim, Gus Ami adalah pemimpin milenial," ucap Anik Maslachah di Surabaya, Senin (11/1).

Ditambahkan Anik, tak hanya PKB Jatim yang menginginkan Gus Ami maju sebagai capres. Berbagai DPW PKB provinsi lainnya juga siap untuk mendukung.

"Jatim jadi pelopornya, semua sepakat untuk Gus Ami capres 2024 mendatang," jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Politikus asal Sidoarjo ini mengatakan, untuk menguatkan dukungan Gus Ami menuju Pilpres 2024 ,saat ini seluruh mesin partai sudah bergerak untuk sosialisasi ke masyarakat.

"Seluruh anggota DPRD dari FPKB se-Jatim harus mensosialisasikan Gus Ami calon pemimpin milenial di tahun 2024 mendatang," terangnya.

Tak hanya itu, lanjut Wakil Ketua DPRD Jatim ini, PKB juga mengerahkan seluruh pengurus DPC hingga tingkat ranting untuk sosialisasi tersebut.

"Kami juga berharap dan minta seluruh kepala daerah yang diusung maupun didukung PKB untuk turut mengkampanyekan ke masyarakatnya tentang Gus Ami calon pemimpin masa depan," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya