Berita

Anies Baswedan dan AHY/Net

Suluh

Tes Ombak 2024, Anies Bisa Saja Berkoalisi Dengan Demokrat Di Pilkada Jakarta

SABTU, 09 JANUARI 2021 | 15:25 WIB | OLEH: RUSLAN TAMBAK

Melihat konstelasi politik saat ini dan beberapa pengamat memprediksi, pada Pilpres 2024 akan muncul tiga pasangan capres dan cawapres.

Dua paslon bisa dari kubu pemerintahan Jokowi-Maruf, dan satu paslon lagi dari kubu luar pemerintah alias oposisi.

Dua paslon dari kubu pemerintahan disebutkan masing-masing koalisi "merah" dan "kuning".


Adapun dari oposisi kemungkinan banyak nama. Yang disebut-sebut misalnya, ada Anies Baswedan, Rizal Ramli, Gatot Nurmantyo hingga Agus Harimurti Yudhoyono.

Yang menarik Anies. Gubernur DKI Jakarta itu memiliki leketabilitas tertinggi di kubu oposisi pemerintahan Jokowi-Maruf.

Kalau Pilkada DKI tidak jadi digelar pada 2022, seperti regulasi yang ada saat ini, Anies bisa saja akan kehilangan panggung.

Tapi kalau jadi digelar, seperti wacana yang berkembang dalam revisi UU Pemilu yaitu normaliasi pilkada, Anies masih berpeluang. Berpeluang mempertahankan dan menaikkan elektabilitas.

Hal itu dengan syarat, yaitu Anies kembali maju di Pilkada DKI 2022, dan bisa memenangkan ajang kompetisi lima tahunan itu.

Ada yang memprediski, Anies akan jalan sendiri tanpa dengan wakilnya yang sekarang dari Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria.

Bacaan pengamat, Gerindra bisa mengambil dua langkah. Mengusung kader sendiri atau berkoalisi dengan sekutu barunya PDI Perjuangan.

Lalu dengan siapa Anies bekerja sama? Memiliki elektabilitas mentereng, mantan Mendikbud itu diyakini tidak akan kesulitan mendapatkan perahu alias sampan parpol.

Dari komunikasi dan kedekatan politik yang ada, Anies berpeluang diusung PKS dan Partai Nasdem.

Partai Demokrat juga bisa saja menjagokan Anies di Pilkada DKI nanti. Kerja sama ini sekaligus membaca pasar alias tes ombak untuk berkoalisi pada Pilpres 2024.

Demokrat tidak harus menjagokan orang nomor satunya bersanding dengan Anies, tapi kader atau cukup sebagai partai pengusung.

Seperti suara-suara masyarakat khususnya di media sosial, sudah ada yang menjagokan pasangan Anies-AHY di Pilpres 2024. AHY adalah ketua umum Partai Demokrat.

Pasangan ini dinilai tepat sebagai pengganti Joko Widodo yang sudah dua periode menjabat sebagai Presiden. Anies-AHY akan menjadi penantang terberat bagi kubu pemerintah.

Untuk diketahui, selain Anies, AHY dalam potretan beberapa lembaga survei, juga memiliki elektabilitas yang terus menanjak.

Ya, Pilkada DKI masih setahun lagi dan pilpres memang masih lama. Tapi percakapan soal ini sudah mulai dibuka. Apalagi DKI, pemilihan kepala daerah di ibukota adalah miniatur pilpres.

Menarik ditunggu siapa paslon dan koalisi parpol di Pilkada DKI nanti. Ini akan jadi gambaran peta pilpres mendatang.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya