Berita

Arsul Sani/Net

Politik

Arsul Sani Minta Polri Berbesar Hati Tindaklanjuti Temuan Komnas HAM Terkait Kematian Laskar FPI

JUMAT, 08 JANUARI 2021 | 22:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Publik mendesak Polri segera mengusut tuntas kasus penembakan enam anggota laskar FPI di tol Karawang beberapa waktu lalu.

Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani meyakini bahwa pimpinan Polri akan berbesar hati menindaklanjuti hasil invetigasi Komnas HAM.

Arsul Sani mengakui, pihaknya akan meminta Bareskrim dan lembaga internal pengawasan Polri agar menjadikan hasil investigasi Komnas HAM untuk melanjutkan proses hukum.


“Terutama yang menyimpulkan bahwa meninggalnya 4 laskar FPI tersebut merupakan pelanggaran HAM, sebagai bahan untuk melakukan proses hukum lebih lanjut,” demikian kata Arsul, Jumat (8/1).

Politisi PPP yang juga pimpinan MPR RI ini juga meyakini Polri tidak menutupi kasus tersebut.

Sebabnya, banyak masyarakat yang mendesak untuk segera mengusut tuntas kematian eman anggota FPI.

“Karena memang tidak ada yang perlu ditutup-tutupi sebagaimana komitmen pimpinan Polri dalam hal ini Kabareskrim yang akan bersikap transparan dalam mengungkap peristiwa tersebut,” imbuhnya.

Menurut Arsul, temuan Komnas HAM terkait pelanggaran HAM yang berujung hilangnya nyawa laskar FPI harus ditindaklanjuti dengan proses hukum.

“Bukan karena dari awal adanya perintah menembak mati. Kami berharap Polri memproses ini baik dalam konteks proses hukum pidana maupun etika secara tuntas dengan tidak ada limitasi terhadap mereka yang diduga terlibat,” tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya