Berita

Mendikbud Nadiem Makarim/Net

Politik

Nadiem Nihil Terobosan Saat Pandemi, Indra Charismaji: Berbahaya Bagi Masa Depan Pendidikan

JUMAT, 08 JANUARI 2021 | 18:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tidak adanya terobosan kebijakan di masa pandemi Covid-19 dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim dinilai membahayakan masa depan pendidikan nasional.

Pengamat pendidikan Indra Charismiaji, Nadiem seharusnya membuat blue print (cetak biru) tentang pendidikan Indonesia di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

"Buat cetak biru pendidikan Indonesia dulu. Atau kalau mau disebut peta jalan juga boleh," kata Indra saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Jumat (8/1).
 

 
"Mulai dari mana dan mau dibawa kemana, biayanya berapa (belajar aja dari aplikasi Gojek)," imbuhnya menegaskan.
 
Indra juga menyesalkan konsep Merdeka Belajar yang digembar-gemborkan manatan CEO Gojek Indonesia itu ternyata hanya mengadopsi milik Cikal alias bukan konsep orisinil Nadiem.
 
"Karena sampai hari ini blm ada naskah akademiknya," sesalnya.

Indra menambahkan, kebijakan Nadiem terkait pendidikan di masa pandemi Covid-19, hanya berkutat pada PJJ (Pendidikan Jarak Jauh) dan pendidikan tatap muka semata.  

"Kemendikbud tidak ada upaya pembenahan PJJ sama sekali. Sepertinya tidak punya ahlinya," tuturnya.

"Ini sangat berbahaya mengingat program prioritas Pak Jokowi adalah pembangunan SDM Unggul," demikian Indra.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya