Berita

Kolase salah satu tunawisma yang ditemui Tri Rismaharini dan lapak dagangan kelapa muda miliknya/Net

Politik

Jika Benar Temui Tuna Wisma 'Dadakan', Lebih Terhormat Risma Mundur Dari Mensos

RABU, 06 JANUARI 2021 | 21:26 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Aksi blusukan Menteri Sosial Tri Rismaharini di sepanjang jalan SudirmanThamrin masih menjadi sorotan publik.

Terbaru, unggahan netizen di media sosial bahwa salah satu warga tuna wisma yang ditemui Risma merupakan simpatisan PDIP yang bekerja sebagai pedagang poster dan kelapa muda.

Merespons hal itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion, Dedi Kurnia Syah mengatakan, bahwa terlepas dari kebenaran tunawisma yang ditemui Risma, aktvtas politisi PDIP itu itu memang mengesankan tindakan politis.


Dedi melihat apa yang dilakukan Risma lebih kentara seperti seorang walikota.

Seharusnya, kata Dedi, Risma dapat menjalankan amanah Presiden Jokowi dengan menghadirkan kebijakan berskala nasional.

Dengan demikian, kesejahteraan sosial yang dihadirkan untuk seluruh warga dapat terimplementasi dengan maksimal.

"Tetapi justru disayangkan, Risma memperlihatkan kontestasi popularitas dengan pemerintah DKI Jakarta, sehingga kental nuansa menyiapkan atau disiapkan untuk Pilkada DKI Jakarta," demikian kata Dedi.


Terkait dengan "tuna wisma" dadakan yang ditemui Risma, Dedi mengatakan jika benar yang ditemui Risma itu bukan benar-benar tuna wisma maka sebaiknya Walikota Surabaya dua periode itu segera mundur dari jabatannya.

 "Tidak ada yang lebih terhormat kecuali mengundurkan diri, atau diberhentikan," demikian saran Dedi.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya