Berita

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin/Repro

Kesehatan

Menkes Pastikan Menunggu Persetujuan BPOM Untuk Vaksinasi Di Pekan Depan

RABU, 06 JANUARI 2021 | 14:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rencana pemerintah untuk melakukan vaksinasi Covid-19 di pekan depan masih menunggu izin persetujuan dari Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM).

Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) bersama Presiden Joko Widodo, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (6/1).

"Kami akan menunggu persetujuan dari BPOM sebelum kemudian penyuntikan vaksin di Minggu kedua Januari 2021 ini," ujar Budi Gunadi yang dikutip melalui siaran kanal Youtube Sekretariat Presiden.


Selain memastikan hal tersebut, mantan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini memaparkan realisasi dan pola distribusi vaksin Covid-19 yang berasal dari Sinovac ke daerah-daerah.

"Di Minggu malam (pekan kemarin) kami sudah mengirimkan 1,2 juta vaksin ke 34 provinsi di seluruh Indonesia. Kami harapkan vaksinnya dikirim bertahap mulai tanggal 3, 4, 5 (Januari) dan bisa selesai di distribusikan paling lambat tanggal 7 Januari," ungkapnya.

Lebih lanjut, Budi Gunadi memastikan pihaknya akan berusaha merealisasikan target vaksinasi yang diminta presiden Joko Widodo.

"Kami merencanakan dalam jangka waktu 15 bulan kami bisa menyelesaikan vaksinasi ke 181 juta rakyat Indonesia," katanya.

"Di ratas tadi, presiden memberikan tantangan apakah bisa dipercepat, sehingga bisa selesai dalam 12 bulan. Kami akan usaha keras dan butuh dukungan semua pihak," demikian Budi Gunadi Sadikin.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya