Berita

Ketua IKA Unpad, Irawati Hermawan/Ist

Nusantara

Bantu Tangani Pandemi Covid-19, IKA Unpad Bakal Gelar Konferensi Internasional

SENIN, 04 JANUARI 2021 | 17:07 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah dan masyarakat dihadapkan kepada dilema saat harus memilih antara mengutamakan kesehatan atau ekonomi di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Ketika Pemerintah menerapkan PSBB terdapat kekhawatiran terhadap lumpuhnya sektor ekonomi. Sedangkan saat memberi keleluasaan kepada masyarakat untuk beraktivitas akan berdampak terhadap sebaran virus semakin masif.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Ikatan Keluarga Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad), Irawati Hermawan mengatakan, hal itu perlu diselesaikan dengan formulasi yang tepat. Mampu menangani pandemi Covid-19 sekaligus memulihkan ekonomi.


Atas dasar itu, pihaknya beserta Unpad menjalin kerja sama dengan Kadin dan The Islamic Chamber of Commerce, Industry, and Agriculture (ICCIA) untuk menyelenggarakan International Conference on Covid-19 Pandemic and Global Vaccine.

"Konferensi internasional akan dilaksanakan pada 23-25 Februari mendatang. Itu juga sebagai upaya menyediakan ruang bagi para pemangku kepentingan untuk merumuskan," kata Teh Irawati, sapaan akrabnya, Senin (4/1), dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, konferensi tersebut akan berfokus untuk menjawab terkait regulasi keamanan serta efektivitas vaksin, diplomasi Indonesia dalam penyediaan vaksin, regulasi dan sumber daya dalam penanganan pandemi.

Selain ketiga hal tersebut, konferensi itu juga akan menjawab pemulihan ekonomi pascapandemi dan kultur masyarakat terhadap penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Konferensi Internasional yang merupakan program Public Policy Analysis Center IKA Unpad itu akan mengundang sebagai keynote speech Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Kesehatan, Menteri Luar Negeri.

Selain dari jajaran menteri, IKA Unpad juga akan menghadirkan Menteri Kesehatan Saudi Arabia, Ketua Gugus Tugas Covid-19, Gubernur Jabar, ICCIA, Biofarma, akademisi, maupun dari sektor swasta terkait.

"Kegiatan ini akan mengundang narasumber maupun stakeholder yang memiliki concern terhadap lima isu tadi," jelasnya.

Adapun partisipan yang akan dihadirkan dalam kegiatan tersebut yakni Duta Besar negara-negara sahabat, Duta Besar negara-negara OKI, Perwakilan Islamic Development Bank (IsDB), akademisi (Nasional & Internasional), praktisi kesehatan (dokter, virologi, ahli vaksin, perawat), praktisi kebijakan publik, dan Komite Timur Tengah.

Sementara itu, Rektor Unpad, Rina Indiastuti menambahkan, pihaknya mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh IKA Unpad untuk melaksanakan konferensi tersebut. Pihaknya mendukung kegiatan tersebut sebagai kontribusi Unpad dalam menangani pandemi dalam skala regional maupun global.

"Kami berterima kasih kepada IKA Unpad, Biofarma, Kadin, dan ICCIA. Kita semua memiliki potensi yang besar untuk dapat berperan aktif menyelesaikan pandemi ini," tambahnya.

Sejak 2002 hingga saat ini Unpad menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia yang melakukan uji klinis vaksin. Hal itu dibuktikan dengan hampir semua vaksin yang beredar di Indonesia, uji klinis vaksin dilakukan oleh Unpad, termasuk uji klinis vaksin Covid-19 fase III yang saat ini berlangsung.

"Kurang lebih 30 jenis vaksin berhasil dilakukan uji klinis oleh Unpad, khususnya yang dilakukan oleh Prof. Kusnandi Rusmil dan tim dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak FK Unpad," beber Rektor Unpad.

Proses uji klinis vaksin Covid-19 yang dilakukan oleh Unpad telah mengikuti alur perencanaan dan produksi vaksin yang sudah ditetapkan di Indonesia.

Oleh karena itu, ia berharap Konferensi Internasional tersebut dapat menghasilkan masukan dan rekomendasi. Sehingga dapat memberikan solusi dalam menangani pandemi di Indonesia maupun global.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya