Berita

Filsuf Rocky Gerung/RMOL

Politik

Politik 2021, Rocky Gerung: Emak-emak Akan Cemas Seperti Era Orde Baru

SENIN, 04 JANUARI 2021 | 01:53 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Keadaan politik Indonesia di tahn 2021 dinilai akan berjalan mengkhawatirkan.

Bahkan filsuf, Rocky Gerung mengatakan, lembaga swadaya masyarakat (LSM) seperti KontraS, LBH, Amnesty Internasional dan beberapa lainnya telah bersiap-siap menghadapi keadaan politik di Indonesia dengan pengetatan kekerasan.

"Mereka biasa pakai istilah pengendalian stabilisasi politik. Tetapi intinya sama, bahwa semua khawatir dengan keadaan politik kita," ujar Rocky Gerung seperti dikutip dari akun YouTube Rocky Gerung Official, Minggu (3/1).


Tak hanya LSM, kekhawatiran juga diyakini akan dirasakan masyarakat sipil seperti kaum emak-emak. Hal itu berkenaan dengan pengaktifan polisi siber oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Apalagi, dengan adanya sikap pemerintah yang telah membubarkan dan melarang kegiatan organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI).

"Emak-emak dalam kecemasan baru sekarang. Karena menganggap bahwa WA mereka akan di-sweeping, Siber Polisi akan masuk ke WA emak-emak untuk tahu siapa yang pernah berkunjung ke Petamburan, siapa yang masih nyimpen kaos FPI," kata Rocky.

Bila hal tersebut benar terjadi, maka ia pun menilai situasi ke depan akan sama halnya seperti rezim masa lalu di era orde baru.

"Itu hidup dalam kecemasan. Jadi kita ada di dalam Republik yang penuh dengan kecemasan," pungkas Rocky.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya