Berita

Alissa Wahid/RMOL

Politik

Malioboro Tidak Lockdown, Putri Gus Dur Ketakutan Sampai Beli Stok Perbekalan Hingga Tahun Baru

KAMIS, 31 DESEMBER 2020 | 16:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kebijakan Pemerintah Kota Yogyakarta yang tidak melakukan lockdown di malam pergantian tahun baru banyak direspons publik.

Hal itu bukan tanpa alasan mengingat kebijakan tersebut sekaan berbeda dengan beberapa daerah lain yang memilih melakukan pembatasan hingga penutupan ruas jalan di malam tahun baru 2021 untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

Salah satu tokoh yang turut berkomentar mengenai keputusan Pemkot Yogyakarta adalah putri Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Alissa Wahid.


Di akun Twitternya, Alissa mengaku khawatir dengan kebijakan Pemkot yang tetap membuka setidaknya tiga tempat favorit pelancong, yakni Kawasan Malioboro, Tugu, dan Titik Nol Yogyakarta.

Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian ini bahkan mengaku takut untuk keluar rumah yang diketahui berada di daerah Sleman, Yogyakarta tersebut.

"Gara-gara gelagat pemda buka pintu ini, minggu lalu ngajak staf beli perbekalan rumah supaya sampai tahun baru enggak perlu keluar rumah sama sekali. Takut!" tulis Alisa di akun Twitternya, Kamis (31/12).

Keputusan untuk tetap membuka kawasan Malioboro di malam pergantian tahun baru 2021 disampaikan Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti. Dengan catatan, wisatawan dan warga tetap menerapkan protokol kesehatan yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

"Penutupan full tidak ada. Penutupan sifatnya situasional saja. Kalau padat, kita tutup, menghindari orang mengakses Malioboro yang lebih banyak lagi," jelas Haryadi Suyuti.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya