Berita

Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono/Net

Kesehatan

PJ Bupati Sidoarjo: Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Sudah Penuh

RABU, 30 DESEMBER 2020 | 20:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo mengakibatkan ruang isolasi pasien Covid-19 dengan komorbit atau penyakit penyerta yang disediakan rumah sakit sudah penuh.
 
Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono menjelaskan, saat ini rumah sakit rujukan tidak menerima pasien Covid-19 dari luar Sidoarjo. Namun upaya menyiapkan tempat isolasi di tempat lain akan kembali dilakukan seperti sebelumnya.

Untuk isolasi pasien Covid-19 tanpa komorbid, dapat dilakukan di hotel meski saat ini masih membutuhkan persiapan.


"Untuk pasien di luar masyarakat Sidoarjo kita stop dulu sambil mencari tempat. Tempatnya sudah kami siapkan, ada di hotel dan itu butuh persiapan," jelas Hudiyono diberitakan Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (30/12).

Berkenaan dengan perkembangan penanganan corona di Sidoarjo, pihaknya menyebut tingkat kesembuhan pasien Covid-19 mengalami penurunan dari 92,78 turun menjadi 92,71 persen.

Begitu pula dengan kluster penyebaran Covid-19. Terdapat kluster keluarga maupun kluster ASN. Hal tersebut menjadi peringatan pemerintah untuk terus melakukan pencegahan penyebaran virus tersebut.

"Terbukti saat libur panjang tingkat pasien baru naik gara-gara ada liburan panjang, bukan gara-gara Pilkada, Pilkades," ujarnya.

Kabupaten Sidoarjo sendiri sudah melakukan langkah tegas dengan pemberlakuan jam malam menjelang pergantian tahun. Tujuannya untuk mencegah kerumunan merayakan tahun baru.

Ia pun meminta kepada masyarakat untuk tidak berpersepsi buruk dengan kebijakan yang diambil pemerintah. Kebijakan jam malam tersebut semata-mata untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

"Jam malam itu semata-mata untuk menekan, mengurangi (pasien Covid-19), daripada kita mengobati lebih baik kita mencegah," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya