Berita

Penjual tahu di Pasar Cibadak, Pandeglang/RMOLBanten

Nusantara

Protes Harga Kedelai Meroket, Produsen Tahu Dan Tempe Mogok Produksi

RABU, 30 DESEMBER 2020 | 20:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Jelang tahun baru, masyarakat di Jakarta, Bandung, Banten  dan beberapa wilayah lainnya akan kesulitan mencari tahu dan tempe di pasaran.

Pasalnya, ribuan pengusaha tahu dan tempe yang tergabung dalam wadah Sedulur Pengrajin Tahu Indonesia (SPTI), Industri Kecil Menengah (IKM), Sahabat Pengrajin Tempe (SPT) dan juga Koperasi Pengusaha Tahu Tempe Indonesia (Kopti), akan melakukan mogok produksi.

Mogok produksi ini dilakukan akibat harga kedelai sebagai bahan utama produksi tahu tempe terus mengalami kenaikan dan dianggap sudah melampaui batas kewajaran. Pemerintah pun diminta turun tangan untuk membantu menekan dan menstabilkan harga kedelai.


"Ya, mulai Kamis besok hingga 2 Januari, pengusaha yang tergabung dalam SPTI kompak melakukan aksi mogok produksi tahu secara massal akibat harga kedelai yang terus meroket," kata Sekjen SPTI Tangerang, Winaroh dikutip Kantor Berita RMOLBanten, Rabu (30/12).

Menurut Winaroh, harga kedelai saat ini berkisar Rp 9000 sampai Rp 10.000 per kilogram. Harga ini mengalami kenaikan sejak dua bulan lalu dari harga Rp 7000 hingga Rp 8.500 per kilogram.

"Kenaikan ini sudah melampaui batas kewajaran, karena kurs dolar relatif stabil. Pemerintah diharapkan bisa menekan dan menstabilkan harga kedelai, agar pengusaha tahu dan tempe tidak gulung tikar. Apalagi dimasa pandemi ini daya beli masyarakat juga menurun," terangnya.

Winaroh menjelaskan, jika harga kembali seperti semula, harga jual tahu tempe juga akan kembali normal seperti sebelumnya.

"Mulai 3 Januari harga jual tahu dan tempe juga terpaksa disesuaikan. Kami sudah mengeluarkan himbauan sesuai hasil musyawarah anggota," tegasnya.

Senada dengan Winaroh, Sekretaris Kopti Kota Serang, Ojang Yohana, juga membenarkan jika IKM, wadah pengusaha tahu dan tempe Kota dan Kabupaten Serang, bakal mogok produksi secara serentak mulai besok.

"Jumlah pengusaha tahu dan tempe di Kota dan Kabupaten Serang yang tercatat sekitar 500 orang, stop produksi mulai besok sebagai bentuk protes," ucap Ojang.

Protes dengan stop produksi, kata Ojang, juga dilakukan di wilayah Jakarta dan Bandung secara bersama.

"Namun untuk tempe mungkin masih bisa ditemukan dipasaran sedikit, karena produksi tempe perlu waktu tiga hari. Jadi tidak bisa mendadak seperti tahu,” jelas Ojang.

Solihin, pedagang tahu di Pasar Badak Pandeglang, mengatakan, tahu tempe di pasaran bakal tidak tersedia menjelang tahun baru.

"Bener, mulai Jumat pastinya tahu tidak ada kiriman dari produsen. Kalau besok mungkin masih ada sedikit," tutupnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya