Berita

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo/Ist

Kesehatan

Dengan Cara Ini, Satgas Covid-19 Masih Optimis Tangani Wabah Corona

SELASA, 29 DESEMBER 2020 | 20:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Hampir 10 bulan penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air, belum ada satu pun yang dapat mengetahui kapan penyakit yang disebabkan karena infeksi virus SARS-CoV-2 itu berakhir. Hal itu juga terjadi di sebagian besar negara-negara di dunia yang masih menangani pandemi hingga saat ini.

"Kita juga belum tahu kapan Covid-19 ini akan berakhir, namun di sela-sela dinamika yang terjadi, kita melihat ada langkah-langkah yang sangat positif yang pernah kita raih," kata Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo, Selasa (29/12).

Kenaikan kasus Covid-19 pernh terjadi siginifikan pada akhir bulan September 2020. Satgas Penanganan Covid-19 kemudian mampu menekan angka kasus hingga berada jauh di posisi rata-rata global pada tanggal 10 November 2020, melalui upaya sinergitas seluruh komponen pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta masyarakat.


"Kemudian kita mampu menekan angka kasus tersebut sampai ke posisi di angka 12,12 persen (dari rata-rata kasus global) yaitu tepatnya pada tanggal 10 November 2020," ungkap Doni.

Upaya dan strategi pemerintah dalam rangka memerangi Covid-19 dengan pelibatan aktif seluruh komponen adalah langkah yang sangat tepat. Terlebih adanya dukungan penuh dari masyarakat, melalui penerapan protokol kesehatan secara disiplin.

"Kita bisa menurunkan jumlah kasus aktif dengan jumlah yang cukup signifikan," kata Doni.

Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, Doni menyadari ada penurunan tingkat kepatuhan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan. Hal tersebut kemudian memunculkan penurunan tingkat kesembuhan hingga 2,7 persen dari angka global.

"Yang semula pada tanggal 10 November 2020 angka kesembuhan berada pada posisi 84,57 persen (dari rata-rata global), namun saat ini menurun sebanyak 2,75 persen, menjadi 81,82 persen," katanya.

Dengan melihat penurunan ini, Doni kembali mengingatkan bahwa upaya untuk menekan pandemi di Tanah Air harus dilakukan secara serentak dan bersama-sama.

Di sisi lain, Kepala BNPB ini juga optimis apabila seluruh komponen dapat bergerak bersama mengingatkan pentingnya protokol kesehatan 3M, maka angka kasus dapat ditekan dan diturunkan, sebagaimana yang pernah dicapai pada periode sebelumnya.

"Artinya kita semua harus bisa bekerja keras untuk mengingatkan siapa saja orang-orang di sekitar kita," tandasnya.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Obituari Dudi Sudibyo

Senin, 16 Maret 2026 | 21:36

Sekda Jateng Diperiksa Kejati

Senin, 16 Maret 2026 | 21:12

Mendes Optimistis Ekonomi Desa Bergerak Bersama Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 21:06

Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Lebih dari 32 Ribu Orang Ikut Mudik Gratis Presisi 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Kunjungi Kantor Agrinas, Menkop Godok Operasional Kopdes

Senin, 16 Maret 2026 | 20:49

Media Berperan Penting sebagai Pilar Demokrasi

Senin, 16 Maret 2026 | 19:48

PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di Empat Kota

Senin, 16 Maret 2026 | 19:28

Survei Konsumen: Komitmen Lingkungan Jadi Penentu Pilihan AMDK

Senin, 16 Maret 2026 | 19:14

Untung dari Perang

Senin, 16 Maret 2026 | 19:05

Selengkapnya