Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo/Net

Nusantara

Ganjar Pranowo: Jumlah Pemudik Natal Dan Tahun Baru Tidak Melonjak

SELASA, 29 DESEMBER 2020 | 15:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Lonjakan penumpang yang masuk ke Jawa Tengah tak naik signifikan selama libur Natal 2020 dan tahun baru 2021.

Disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, kondisi Jateng aman melalui pantauan transportasi, infrastruktur, kesehatan, kebencanaan, kamtibmas dan lain sebagainya, di Wisma Perdamaian, Semarang.

"Pemudik tidak terlalu banyak lonjakan baik libur Natal maupun arus baliknya. Lonjakannya tidak seperti tahun-tahun sebelumnya," kata Ganjar seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Selasa (29/12).


Ganjar terus meminta jajarannya untuk siaga terhadap libur akhir tahun baru dengan harapan tidak ada lonjakan tinggi terhadap jumlah pemudik. Selain itu, ia meminta BPBD melakukan pemantauan selama akhir tahun. Salah satunya, pantauan status Gunung Merapi.

"Saya minta (BPBD) siaga pantau cuaca sedang seperti ini. Kondisi cuaca seperti ini dan Merapi aktif, maka masyarakat di sekitarnya mesti waspada semuanya, termasuk mereka yang tinggal di daerah rawan bencana lainnya," pungkasnya.

Sementara itu, Koordinator Posko Terpadu Nataru, Rudi Widiatmanto menambahkan, sejak tanggal 18 hingga 29 Desember ini, kondisi Jawa Tengah masih aman dan lancar. Tidak ada kecelakaan, kemacetan dan bencana yang berarti.

"Lonjakan penumpang yang kami prediksikan, ternyata juga tidak terjadi dan tidak ada yang mengkhawatirkan. Semuanya lancar-lancar saja, termasuk penumpang di KA, pelabuhan, bandara juga lebih kecil dibanding Nataru tahun lalu," ucapnya.

Dari data yang dihimpun, sejak tanggal 18 sampai 29 Desember tercatat ada 3.368 penumpang turun dari pelabuhan di Jawa Tengah, 70.028 penumpang turun melalui Kereta Api, 7.551 penumpang turun di bandara, 290.564 penumpang turun melalui terminal tipe A dan terdapat 152.317 kendaraan masuk ke Jawa Tengah.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Jokowi Sedang Menciptakan Musuh Sendiri Lewat Keliling Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:17

Jemaah Haji Indonesia Diminta Tertib Menanti Jadwal Kepulangan ke Tanah Air

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:44

Turun Gunung Jokowi untuk Gendong Gibran dan Kaesang

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:37

Hari Raya Waisak, CFD Jakarta Diliburkan Sementara

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:15

IPC TPK Perkuat Konektivitas Perdagangan Indonesia-China

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:45

Paradoks Kekayaan Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:23

Polda Jateng Izinkan Personel Tembak Begal di Tempat

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:09

Anatomi Pembangunan Kapal Ideal

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:41

BGN Tidak Pernah Menunjuk Calo Terkait Pembangunan SPPG

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:21

KPK Diminta Jelaskan Arah Pengembangan Kasus Blueray Cargo

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:04

Selengkapnya