Berita

Beijing saat Imlek Februari 2020 lalu,saat awal-awal pandemi. Pemerintah China memperkirakan Imlek 2021 akan mengulang peristiwa pelarangan keluar rumah seperti imlex sebelumnya, karena pandemi/Net

Dunia

Tahan Laju Covid, Pemerintah Beijing Keluarkan Peringatan Dini Untuk Liburan Tahun Baru Imlek 2021

SABTU, 26 DESEMBER 2020 | 15:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Ibu kota China telah mendesak warganya agar tidak meninggalkan kota selama liburan Tahun Baru Imlek yang akan jatuh pada 12 Februari 2021.

Mereka juga memutuskan untuk menerapkan pembatasan baru pasca munculnya beberapa infeksi virus corona pekan lalu.
Dua kasus klaster rumah tangga dilaporkan pada Jumat (25/12) waktu setempat, mereka adalah seorang pekerja toko dan seorang karyawan Hewlett Packard Enterprise. Dua kasus asimtomatik lainnya juga ditemukan di Beijing awal pekan ini.

Beijing saat ini sedang melakukan pengujian dalam skala terbatas di lingkungan dan tempat kerja tempat kasus ditemukan, seperti dilaporan AP, Sabtu (26/12).

Beijing saat ini sedang melakukan pengujian dalam skala terbatas di lingkungan dan tempat kerja tempat kasus ditemukan, seperti dilaporan AP, Sabtu (26/12).

Untuk mengatasi wabah baru, pemerintah Beijing telah membatalkan pertemuan besar seperti acara olahraga dan pameran kuil. Dikatakan aturan tersebut akan ditinjau secara ketat untuk setiap acara besar. Tempat-tempat seperti bioskop, perpustakaan, dan museum harus beroperasi dengan kapasitas 75 persen.

Mereka juga telah meminta perusahaan untuk tidak mengatur perjalanan bisnis ke luar kota dan ke luar negeri.

Secara terpisah, pejabat di kota pelabuhan timur laut Dalian mengatakan pada hari Jumat (25/12) bahwa mereka telah menguji lebih dari 4,75 juta orang untuk virus corona setelah 24 infeksi yang dikonfirmasi bulan ini.

Pihak berwenang telah menutup sekolah dan semua ruang publik di lima divisi lingkungan di Dalian, dan hanya pekerja penting yang dapat meninggalkan kompleks mereka.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya