Berita

Ratu Elizabeth dari Inggris/Net

Dunia

Pidato Natal Ratu Elizabeth: Kamu Tidak Sendiri

SABTU, 26 DESEMBER 2020 | 06:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ratu Elizabeth dari Inggris mengatakan dalam pesan ucapan selamat natalnya bahwa ia memberikan simpati kepada keluarga yang telah kehilangan orang-orang yang dicintai karena pandemi Covid-19, dan bahwa apa yang diinginkan banyak orang untuk Natal tahun ini adalah pelukan sederhana.

“Bagi banyak orang, tahun ini sangat menyedihkan. Beberapa orang berduka atas kehilangan orang yang mereka cintai, tetapi yang mereka inginkan untuk Natal hanyalah pelukan atau tangan memberi kekuatan," kata Ratu dalam rekaman video yang disiarkan kerajaan Jumat sore waktu setempat.  

Berbalut gaun biru, duduk dengan wajah yang sangat tenang dan nada yang rendah, Ratu membagikan semangatnya kepada orang-orang di Inggris yang merayakan Natal di tengah pandemi.


"Jika Anda termasuk di antara mereka, Anda tidak sendiri. Dan biarkan aku meyakinkanmu tentang pikiran dan doaku," ujar Ratu.
Selain berterima kasih kepada para pekerja di garis depan yang telah menangani krisis kesehatan, Ratu berbicara tentang perbedaan dan kesulitan musim perayaan, dan kesepian yang akan dihadapi banyak orang tahun ini.

Sang Ratu sendiri harus menghindari perayaan Natal dan menghabiskan musim perayaan yang tenang bersama suaminya Pangeran Phillip di Kastil Windsor. Usianya yang sudah menginjak 94 tahun sangat rentan tertular.

Biasanya semua Windsor berkumpul di rumahnya di Sandringham House di Inggris timur. Berjalan ke gereja terdekat untuk ibadat hari Natal adalah pokok dari kalender kerajaan.

Ia mengungkapkan bahwa setiap tahun keluarga Kerajaan menyambut kedatangan Natal dengan menyalakan lampu untuk sekadar menciptakan suasana pesta, karena cahaya membawa harapan.

"Bagi orang Kristen, Yesus adalah 'terang dunia', tetapi kita tidak dapat merayakan kelahirannya hari ini dengan cara yang biasa itu. Orang-orang dari semua agama tidak dapat berkumpul seperti yang mereka inginkan untuk perayaan mereka, seperti Paskah, Paskah, Idul Fitri dan Vaisakhi. Tapi kita butuh hidup untuk terus berjalan,"  ujar Ratu, seperti dikutip dari Daily Mail.

“Di Inggris Raya dan di seluruh dunia, orang-orang dengan luar biasa menghadapi tantangan tahun ini dan saya sangat bangga serta tersentuh oleh semangat yang tenang dan gigih ini, katanya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya