Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Rapid Tes Antigen Tak Jamin 100 Persen, 1 Juta Kasus Covid-19 Berpotensi Terjadi

JUMAT, 25 DESEMBER 2020 | 10:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Proses rapid test antigen yang wajib dilakukan para calon penumpang angkutan umum jarak jauh dinilai tak 100 persen mampu menangkal penyebaran Covid-19.

Kemungkinan ada beberapa orang yang lolos dari proses tes cepat ini masih bisa terjadi.

"Diketahui, 109 penumpang di Gambir dan Senen positif usai tes antigen. Kita tahu tes antigen tidak 100 persen sensitif, meski tes ini bagus. Amat mungkin satu dua orang lolos dan menginfeksi yang lain," terang Ketua Satgas Penanganan Covid-19 PB IDI, Prof Zubairi Djoerban, melalui akun Twitter pribadinya, Jumat (25/12).


Sehingga, Zubairi mengingatkan masyarakat tidak kaget jika jumlah kasus positif Covid-19 di tanah air masih akan terus bertambah. Bahkan, bisa mencapai angka 1 juta kasus

"Jadi, menuju satu juta kasus sepertinya keniscayaan. Jangan pura-pura kaget," tegasnya.

Pada Rabu kemarin (23/12), berdasarkan keterangan Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa, ada sekitar 109 orang positif Covid-19 usai menjalani rapid test antigen di Stasiun Gambir dan Senen.

Jumlah itu didapat dari 23.400 calon penumpang kereta api yang akan berangkat dari dua stasiun tersebut pada hari itu. Seluruh 109 calon penumpang itu dipastikan batal berangkat dan seluruh biaya pembelian tiket dikembalikan penuh.

Sementara itu, hingga Kamis (24/12), jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 692.838 kasus. Dengan penambahan kasus belakangan ini tak kurang dari 6 ribu kasus per hari.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya