Berita

Muhamad-Saraswati Djojohadikusumo/Net

Politik

Saraswati: Keputusan Menggugat Pilkada Tangsel Ke MK Sudah Dibahas Matang

JUMAT, 25 DESEMBER 2020 | 03:18 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Banyak temuan dari masyarakat, relawan hingga simpatisan terkait dengan pelanggaran hingga kecurangan di Pilkada Tangsel 2020 masuk ke Tim Muhamad-Saraswati.

Demikian disampaikan calon wakil walikota Tangerang Selatan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menanggapi langkah yang dilakukan oleh kubunya dengan menggugat hasil rekapitulasi suara pilkada ke Mahkamah Konsitusi (MK).

"Saya mendapatkan banyak masukan dari masyarakat terutama dari relawan dan simpatisan tentang temuan kecurangan dan pelanggaran di lapangan yang disertai bukti," ujar Saraswati dikutip Kantor Berita RMOLBanten, Kamis (24/12).


"Jadi, keputusan untuk menggugat ke MK tidak diambil secara ringan dan bukanlah keputusan yang diambil sepihak saja,” imbuhnya menekankan.

Wakil Ketua Umum Partai Gerinda ini menyampaikan, bahwa keputusan untuk menyengketakan hasil Pilkada Tangsel juga sudah dibahas secara matang oleh partai koalisi dan tidak diambil secara sepihak.

Saraswati menegaskan, dirinya bersama Muhamad merupakan paslon yang diusung dan telah menjadi bagian dari partai koalisi yakni PDIP, Gerindra, PSI, PAN, Hanura, Perindo, Berkarya hingga Garuda.

"Sudah selayaknya kita mempertanggungjawabkan hak-hak warga lewat proses hukum. Terlebih lagi, kenyataannya, banyak fakta temuan lapangan yang masuk sembari menunggu hasil resmi KPU keluar. Inilah proses demokrasi yang kami hormati dan perjuangkan,” beber Saraswati.

Keponakan Prabowo Subianto ini mengaku memiliki tanggung jawab moral untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat yang pendukungnya.

"Suara rakyat patut didengar terutama jika berkaitan dengan keadilan yang harus ditegakkan,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya