Berita

Mantan Ketua Umum PP Muhammdiyah Din Syamsuddin/Net

Politik

Din Syamsuddin: Penunjukan Abdul Muti Sebagai Wamendikbud Bernada Merendahkan Muhammadiyah

KAMIS, 24 DESEMBER 2020 | 14:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sikap Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Muti menolak tawaran pemerintah untuk menjabat sebagai Wamendikbud dinilai sudah tepat.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin bahkan menilai tawaran dari Presiden Joko Widodo itu seperti telah merendahkan Muhammadiyah, yang telah berkontribusi nyata bagi dunia pendidikan nasional.

"Penunjukan Prof. Dr. Abdul Muti sebagai Wamendikbud bernada merendahkan organisasi Muhammadiyah yang besar, pelopor pendidikan, dan gerakan pendidikan nasional yang nyata," tegas Din Syamsuddin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Kamis (24/12).


Din yang kini menjabat sebagai Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Labu meminta Presiden Jokowi untuk kembali belajar sejarah. Presiden Jokowi, harus tahu perjalanan sejarah bangsa agar lebih bijaksana dalam bersikap dan menggunakan kekuasaan. 

Din mengingatkan bahwa bagi Muhammadiyah memangku jabatan di pemerintahan bukan masalah besar. Sebab Muhammadiyah cukup mandiri dan otonom untuk menjadi mitra strategis dan kritis pemerintah, dalam suatu sikap proporsional.

“Siap mendukung Pemerintah jika baik dan benar, dan tak segan-segan mengeritik serta mengoreksi jika salah, menyimpang atau menyeleweng," demikian Din Syamsuddin.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya