Berita

Presiden Donald Trump/Net

Dunia

Kedubesnya Di Irak Dihantam Roket, Trump Ancam Iran: Satu Saja Warga AS Terbunuh Mereka Harus Bertanggung Jawab

KAMIS, 24 DESEMBER 2020 | 07:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa Iran bertanggung jawab atas serangan 20 Desember di Kedutaan Besar AS di Baghdad dan mengancam akan meminta pertanggungjawaban Iran jika ada orang Amerika yang terbunuh dalam serangan berikutnya.

Hal itu disampaikanya lewat sebuah cuitan di akun Twitter pribadinya pada Rabu (23/12) malam waktu setempat. Bersamaan dengan pesan yang mengancam tersebut, Trump turut men-tweet foto tiga roket kecil yang dia klaim gagal diluncurkan dan mengarahkan jarinya ke Iran.

“Kedutaan kami di Baghdad dihantam pada Minggu (20/12) oleh beberapa roket. Tiga roket gagal diluncurkan. Tebak dari mana asalnya: IRAN. Sekarang kami mendengar obrolan tentang serangan tambahan terhadap orang Amerika di Irak,” cuit Trump, seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (24/12).


“Beberapa nasihat kesehatan yang bersahabat untuk Iran: Jika satu orang Amerika terbunuh, saya akan meminta pertanggungjawaban Iran. Pikirkan baik-baik,” tambahnya.

Selama beberapa hari terakhir beberapa roket Katyusha telah menargetkan kedutaan AS di kawasan Zona Hijau Irak, menurut koresponden Al Arabiya.

Sumber keamanan mengatakan roket itu berhasil dicegat oleh sistem pertahanan anti-rudal kedutaan AS dan jatuh di dalam Area Zona Hijau.

Pemerintahan Trump telah lama mengklaim serangan terhadap pasukan AS di Irak dan di seluruh Timur Tengah diatur oleh Iran, tetapi secara konsisten dia gagal menyajikan bukti yang memberatkan dari klaim tersebut.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Penjualan LCGC di Dealer Naik, Kiriman dari Pabrik Justru Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:09

Putin-Prabowo Dijadwalkan Bertemu di Rusia pada 3 September

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:07

AHWA Pemilih Ketum PBNU Harus Bebas Konflik

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:40

Gegara Polis Dibatalkan, MSIG Life Hadapi Gugatan Rp20 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:31

Kapolri Dorong Eks Anggota JI Jadi Mitra Polri Jaga Keutuhan NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:04

Gus Hans Minta AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:45

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jadi Cara Kemensos Jemput Bola Putus Mata Rantai Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17

Pasar Mobil Nasional Capai Setengah Juta Unit Pada Semester I 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:46

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20

Selengkapnya