Berita

Menteri Pendidikan AS yang baru Miguel Cardona/Net

Dunia

Penuhi Janji Kampanye, Biden Tunjuk Mantan Guru Sebagai Menteri Pendidikan AS

RABU, 23 DESEMBER 2020 | 14:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tim Kampanye Presiden terpilih AS Joe Biden mengumumkan bahwa dia telah menunjuk seorang pejabat pendidikan Connecticut Miguel Cardona sebagai Menteri Pendidikan pada Selasa (22/12) waktu setempat. Penunjukkan itu memenuhi janjinya selama  kampanye bahwa ia akan mencalonkan seorang guru untuk jabatan tersebut.

Cardona adalah seorang komisaris pendidikan Connecticut dan seorang guru veteran serta administrator sekolah. Biden akan memperkenalkan Cardona, yang memulai karirnya sebagai guru sekolah dasar, pada sebuah acara di Wilmington, Delaware pada Rabu (23/12) waktu setempat.

Cardona (45) menjadi orang Latin lainnya yang dipilih Biden, setelah kelompok advokasi mendesak mantan wakil presiden era Obama itu untuk menunjuk orang Amerika keturunan Hispanik untuk peran senior.


“Jika dikonfirmasi oleh Senat, Cardona akan membantu memastikan bahwa setiap siswa bisa mendapatkan pendidikan berkualitas tinggi dari pra-K hingga pasca-sekolah menengah, terlepas dari kode pos, pendapatan orang tua, ras, orientasi seksual dan identitas gender, atau cacat tubuh,” kata tim transisi Biden dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (23/12).

Departemen ini membantu menetapkan kebijakan pendidikan untuk anak-anak dan universitas yang lebih muda dan mengelola program bantuan keuangan perguruan tinggi.

Sekretaris pendidikan saat ini, Betsy DeVos, seorang filantropis dan investor, telah menjadi sasaran kritik dari serikat guru dan Demokrat yang mempertanyakan komitmennya terhadap pendidikan publik.

Biden berjanji selama kampanyenya melawan Presiden Donald Trump untuk memberikan akses gratis ke pra-sekolah bagi semua anak berusia 3 dan 4 tahun, dan mengeluarkan rencana untuk meningkatkan gaji guru dan mengurangi kesenjangan pendanaan antara sekolah umum kaya dan berpenghasilan rendah.

Cardona juga akan bekerja dengan Kongres untuk memastikan langkah-langkah kesehatan masyarakat yang diperlukan untuk membuka kembali sebagian besar sekolah dengan aman dalam 100 hari pertama pemerintahan baru, kata pernyataan itu.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Penjualan LCGC di Dealer Naik, Kiriman dari Pabrik Justru Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:09

Putin-Prabowo Dijadwalkan Bertemu di Rusia pada 3 September

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:07

AHWA Pemilih Ketum PBNU Harus Bebas Konflik

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:40

Gegara Polis Dibatalkan, MSIG Life Hadapi Gugatan Rp20 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:31

Kapolri Dorong Eks Anggota JI Jadi Mitra Polri Jaga Keutuhan NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:04

Gus Hans Minta AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:45

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jadi Cara Kemensos Jemput Bola Putus Mata Rantai Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17

Pasar Mobil Nasional Capai Setengah Juta Unit Pada Semester I 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:46

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20

Selengkapnya