Berita

Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Gibran Kenal Juliari, Tapi Tidak Pernah Ketemu Sekali Pun

SENIN, 21 DESEMBER 2020 | 13:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Putra sulung Presiden Joko Widodo Gibran Rakabuming Raka mengaku kenal dengan Menteri Sosial (nonaktif) Juliari P. Batubara yang terjerat kasus dugaan korupsi dana bansos Covid-19.

Namun, meskipun kenal Juliari, Gibran mengaku belum pernah bertemu sekalipun dengan tersangka kasus korupsi itu.

"Kenal sih kenal. Tapi belum pernah ketemu sekali pun," kata Walikota Solo terpilih ini kepada wartawan, Senin (21/12).


Gibran juga membantah telah merekomendasikan PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex untuk menggarap goodie bag untuk wadah bansos Covid-19 sebagaimana diberitakan Majalah Tempo.

"Tidak pernah yang namanya saya ikut campur masalah bansos apalagi merekomendasikan goodie bag, enggak pernah," tegasnya.

"Silahkan nanti cek ke Sirtex, cek ke KPK, kalau ada buktinya, sini, dibuktikan, enggak ada yang seperti itu, itu berita berita yang tidak benar, enggak ada buktinya, sumbernya juga saya enggak tahu sumbernya dari mana," imbuh Gibran.

Bahkan, dia pun menantang untuk membuktikan pemberitaan bahwa dirinya disebut merekomendasikan PT Sritex terkait pengadaan goodie bag untuk bansos Covid-19.

"Silahkan itu dibuktikan saja," pungkasnya.

Diberitakan, tim khusus Mensos diduga menampung fee dari perusahaan yang ditunjuk untuk mengadakan bansos bahan kebutuhan pokok. Mereka menunjuk perusahaan yang belum lama berdiri sebagai pemenang. Paket bantuan itu disebut-sebut dikuasai sejumlah politikus dan pejabat negara. Duit suap disinyalir mengalir kepada calon kepala daerah dari PDI Perjuangan.

Bahkan, Juliari Batubara dan tim khususnya juga disebutkan menunjuk rekanan untuk memproduksi goodie bag yang akan diproduksi oleh PT Sritex. Masuknya nama Sritex merupakan rekomendasi putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya