Berita

Lion Air JT-173 tergelincir di Bandara Radin Inten II, Lampung/Istimewa

Nusantara

Hujan Deras, Lion Air JT-173 Tergelincir Saat Mendarat Di Bandara Radin Inten II

MINGGU, 20 DESEMBER 2020 | 21:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Maskapai penerbangan Lion Air JT-173 dari Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau (BTH) tergelincir ketika mendarat di Bandara Radin Inten II, Lampung, Minggu (20/12).

Pesawat tersebut tergelincir sekitar pukul 14.43 WIB akibat hujan deras.

Menurut Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, hujan deras tersebut berjarak pandang memenuhi kualifikasi proses pendaratan pesawat udara.


"Setelah pesawat dalam kecepatan rendah dan proses untuk berbelok arah menuju pelataran parkir (apron), badan pesawat keluar dari landas pacu (runway)," kata Danang diberitakan Kantor Berita RMOLLampung, Minggu (20/12).

Menurutnya, seluruh penumpang dan awak pesawat yang dipiloti Warman Bandar dalam kondisi selamat dan dievakuasi ke gedung terminal bandara.

"Lion Air penerbangan JT-173 membawa 7 awak pesawat serta 125 penumpang dewasa, satu anak-anak, dua balita. Seluruh penumpang dan awak pesawat dalam kondisi selamat," ujarnya.

Selain pilot Warman Bandar, kru pesawat lainnya adalah Aditya Putra Pratama, Berny Garth Nander, Mahmudatuh Sholikah  Sinta Vilelonie, Rine Sophia Linsy Ngangi, dan Wanda Wariki.

Lion Air sendiri mengaku sudah mempersiapkan penerbangan JT-173 menggunakan pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LGP yang telah menjalani pemeriksaan (pre-flight check) dan pesawat dinyatakan aman untuk terbang (safe for flight).

"Jadi telah dijalankan sebagaimana standar operasional prosedur (SOP) serta mengikuti sebagaimana pedoman protokol kesehatan," jelasnya.

Ia mengurai, pesawat lepas landas dari Bandara Internasional Hang Nadim pukul 13.33 WIB dan mendarat di Bandara Radin Inten II pada 14.45 WIB.

"Lion Air akan terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan pengelola bandar udara setempat dan instansi lain yang terkait dalam proses evakuasi pesawat," demikian Danang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya