Berita

Ketua Badan Pengawas Pemilu RI, Abhan/Net

Politik

Bawaslu Turun Tangan Usut Dugaan Kecurangan Di Pilbup Cianjur

MINGGU, 20 DESEMBER 2020 | 16:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tengah mengusut kasus dugaan pelanggaran di pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Cianjur.

Dalam laporan yang dilayangkan seorang warga bernama Hadi Muhidin, ada dugaan pelanggaran oleh pasangan petahana Herman Suherman-TB Mulyana Syahrudin dengan melibatkan perangkat pemerintahan dan ASN untuk memenangkannya.

"Sedang proses, ditangani Bawaslu Cianjur,” Ketua Bawaslu RI, Abhan kepada wartawan, Minggu (20/12).


Menurut mantan Ketua KPU Kabuten Cianjur, Unang Margana, laporan tersebut menjadi pertaruhan Bawaslu Cianjur untuk menegakkan profesionalitasnya.

Ia kemudian menyinggung Pasal 71 ayat (3) UU 10/2016 yang diduga dilanggar paslon Herman Suherman-TB Mulyana Syahrudin dalam laporan Nomor 16/LP/PB/KAB/15/XII/2020.

Pasal 71 (3) berbunyi, 'Gubernur atau Wakil Gubernur, Bupati atau Wakil Bupati, dan Walikota atau Wakil Walikota dilarang menggunakan kewenangan, program dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu paslon dalam waktu enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan penetapan pasangan calon.

Menurutnya, peran publik sangat penting dalam proses penyelenggaraan Pilkada untuk memastikan berjalan dengan jujur, adil, luber, dan demokratis.

"Partisipasi politik warga tidak sebatas pemilih menggunakan hak pilih di bilik suara, akan tetapi bagaimana publik mampu berperan aktif dalam menciptakan proses Pilkada yang bersih dan beradab," imbuhnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya