Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus/RMOL

Presisi

Ada 28 Pendemo 1812 Yang Reaktif Covid-19, Dari 445 Yang Diamankan Lima Dintaranya Bawa Sajam

SABTU, 19 DESEMBER 2020 | 16:57 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyampaikan perkembangan terbaru penanganan aksi demo 1812 yang menuntut Habib Rizieq dibebaskan dari penjara.

Sebanyak 28 orang pendemo, kata Yusri dinyatakan reaktif Covid-19 usai menjalani swab test antigen yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya melalui operasi kemanusiaan. Ke-28 yang reaktif sudah dilarikan ke Wisma Atlet guna mendapat penanganan lanjut.

“Ada 28 yang reaktif dan kita swab PCR (lagi) di Wisma Atlet. Kita sudah masukan ke sana. Kita tunggu dari Wisma Atlet kita serahkan di sana yang berkompeten. Hasilnya seperti apa yang tau dari sana semuanya,” kata Yusri saat dihubungi wartawan, Sabtu (19/12).


Mantan Kapolres Tanjung Pinang ini menambahkan, total keseluruhan pendemo yang diamankan di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya sebanyak 445 orang, dimana lima diantaranya kedapatan membawa senjata tajam saat aksi menutut Polisi membebaskan Habib Rizieq.

“Total ada 400 lebih itu dari wilayah hukum PMJ. 400 lebih ya. Dari itu semua ada 5 bawa sajam dan kita proses lalu ada 2 yang bawa narkoba dan kita proses. Yang lain masih kita datakan semuanya,” pungkas Yusri.

Kelima pendemo 1812 yang kedapatan membawa senjata tajam dan narkoba sudah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung dilakukan penahanan.

“Total tujuh tersangka. Yang lainnya belum kita masih cek dulu apa ada tersangka dari pasal-pasal lain belum tau kita kalau dari ratusan yang lain masih dicek,” demikian Yusri.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya