Berita

Presidium FSHI M. Ainul Yakin Simatupang bersalaman dengan Presiden RI Joko Widodo/Net

Politik

Apresiasi Presiden, FSHI Siap Menjadi Relawan Yang Pertama Divaksin

SABTU, 19 DESEMBER 2020 | 14:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Prseiden Joko Widodo akhirnya menetapkan bahwa semua vaksin Covid-19 gratis bagi masyarkat. Keputusan tersebut diambil setelah para pemangku kepentingan menimbang masukan berbagai pihak dan menghitung kemampuan keuangan negara.

Keputusan tersebut banyak mendapatkan dukungan dan apresiasi dari kelompok masyarakat. Salah satunya adalah dari Forum Silaturahmi Hafizh Hafizhah Indonesia (FSHI) yang menyatakan bahwa keputusan menggratiskan vaksin adalah langkah yang tepat dan bijak di tengah situasi sulit.

"Kami patut mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo yang telah bertindak cepat dan tepat dalam mengambil keputusan menggratiskan vaksin Covid-19 ini. Langkah ini merupakan langkah bijak dari pemimpin dan kepala negara yang memahami betul kondisi rakyatnya," ucap Presidium FSHI M. Ainul Yakin Simatupang, Sabtu (19/12).


Selain itu, Ainul Yakin juga juga mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo yang siap menjadi orang pertama yang divaksin untuk menjamin dan meyakinkan masyarakat bahwa vaksin yang disediakan pemerintah aman dan manjur.

Bahkan, para hafizh dan hafizhah dari FSHI menyatakan siap menjadi relawan yang pertama divaksin, bahkan jika diperlukan mereka siap divaksin lebih awal dari Presiden Joko Widodo.

"Sangat luar biasa, Presiden Joko Widodo siap sebagai orang pertama yang divaksin. Keputusan tersebut tentu memberikan kepastian dan keyakinan kepada masyarakat bahwa pemerintah serius melindungi warga negaranya dari virus berbahaya dengan menjamin vaksin aman dan manjur. Bahkan, kami hafizh dan hafizhah dari FSHI siap divaksin pertama, jika diperlukan kami siap divaksin lebih awal dari Presiden," ujar Presidium FSHI tersebut.

M. Ainul Yakin meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang, tetap mengikuti anjuran pemerintah agar menjaga diri dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat sambil menunggu vaksin siap pada bulan depan.

"Masyarakat harus tetap tenang dan terus menjaga diri agar tidak terpapar virus dengan cara menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan pola hidup sehat. Ini perlu terus dilakukan sambil menunggu vaksin yang insyaAllah siap bulan depan. Hal ini sebagaimana ajaran Islam bahwa menaati pemimpin yang adil dan baik adalah keharusan, athi'ullah wa 'athi'urrosul wa ulil amri minkum," pungkasnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya