Berita

Menteri Agama Fachrul Razi saat hadiri Dialog Isu Kebimasislaman Kamis 17 Desemebr 2020/RMOL

Nusantara

Kotak Amal Untuk Danai Teroris? Menag: Itu Sangat Kecil Kemungkinannya

JUMAT, 18 DESEMBER 2020 | 16:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Menteri Agama Fachrul Razi meragukan isu yang berkembang belakangan ini terkait kotak amal yang disalahgunakan. Dari temuan polisi, didapati bahwa kotak amal diduga digunakan untuk membayai aksi teroris.

Ia meyakini bahwa  dugaan itu  tidak berlaku di masjid-masjid di Tanah Air. Ia pun mencontohkan di masjid besar di Jakarta. Menurutnya, ia tidak pernah mendengar dan melihat adanya aksi penggunaan kotak amal untuk pembiayaan kegiatan teroris.

Dalam pidatonya di penutupan acara Dialog Isu Kebimasislaman dengan media, Kamis (17/12), Fachrul Razi mengungkapkan laporan-laporan seperti itu tidak pernah dia dapatkan.


"Saya juga menjadi pembina di beberapa masjid besar di Jakarta, saya tidak pernah melihat ada indikasi itu. Karena setelah selesai, itu langsung masuk ke pembukuan dan ada laporan digunakan kemana saja," jelas Fachrul Razi.
 
Menurutnya, kecil kemungkinan bahwa ada kotak amal yang disalahgunakan untuk membiayai kegiatan terorisme.
 
"Tetapi kalau (kotak amal) yang di minimarket itu ya saya belum tahu," ujarnya.  
 
Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamarudin Amin, yang mendampingi Menag dalam acara Dialog Isu Kebimasislaman di Jakarta itu mengimbau agar masyarakat menyalurkan bantuan mereka melalui sejumlah Lembaga Amil Zakat yang memang sudah mempunyai reputasi baik di publik.
 
"Misalnya kan kita punya lembaga BAZNAS yang memang sudah teruji. Ke depannya kami menginginkan agar pengurus masjid mempunyai laporan keuangan yang akuntabel," terangnya.

Dia menegaskan pihaknya akan mencabut perizinannya jika terbukti kotak amal itu disalahgunakan. "Pengawasannya akan diperketat lagi, dan bisa jadi kita buat aturan baru," tegas Kamaruddin Amin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya