Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Net

Nusantara

Antisipasi Penyalahgunaan Vaksin, Pemprov Jateng Kebut Pendataan Dan Sistem Antrean

JUMAT, 18 DESEMBER 2020 | 12:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Antisipasi dini terkait proses vaksinasi Covid-19 dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Terutama untuk menghindari penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan pribadi.

Dalam hal ini, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, telah memerintahkan jajarannya di Pemprov Jateng untuk mengebut pendataan siapa-siapa yang menjadi sasaran vaksinasi.

"Termasuk menyiapkan sistem antreannya, agar semua berjalan baik. Dengan pendataan yang baik, prioritasnya ada. Jika masyarakat menerima itu sesuai urutannya, maka itu beres," kata Ganjar, Jumat (18/12), dikutip Kantor Berita RMOLJateng.


Ganjar juga mengingatkan adanya kemungkinan orang yang tidak sabar mendapatkan vaksin tersebut. Kemudian, mencari jalan lain yang memicu pihak-pihak tertentu menyalahgunakan kewenangannya.

"Ini yang harus diantisipasi serius. Maka di Jateng ini, pendataan sangat penting. Di luar data itu, tentu tidak masuk dalam kewenangan dan sistem yang ada di kami," jelasnya.

Ganjar juga menekankan semua jajarannya, khususnya yang menangani vaksinasi, untuk memegang teguh integritas. Tidak boleh ada yang menyalahgunakan bahkan mengambil keuntungan dari program vaksinasi ini.

"Tentu yang swasta, kami harapkan juga mengikuti langkah kami ini," tutupnya.

Terkait pemberian vaksin Covid-19, Presiden Joko Widodo telah menegaskan bahwa vaksin akan diberikan secara gratis kepada masyarakat. Bahkan dia juga siap menjadi orang pertama yang disuntik vaksin untuk membuktikan vaksin tidak membahayakan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya