Berita

Tangkapan layar Gubernur Banten Wahidin Halim/Repro

Politik

Balas Ridwan Kamil, Gubernur Banten: Kerumunan Penjemputan Habib Rizieq Otoritas Bandara Soetta

KAMIS, 17 DESEMBER 2020 | 02:36 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gubernur Banten, Wahidin Halim akhirnya turut bersuara mengenai pernyataan Ridwan Kamil yang mempersoalkan kerumunan penjemputan Habib Rizieq Shihab di Bandara masuk wilayah Provinsi Banten.

Menurut WH, sapaan Wahid Halim, publik tak perlu terpancing dengan pernyataan-pernyataan yang justru berpotensi menimbulkan kegaduhan baru.

"Jadi masyarakat jangan terpengaruh terhadap komentar-komentar tidak produktif. Saya mau bekerja," terang WH dalam video YouTube resminya di Gubernur Banten Wahidin Halim, Rabu (16/12).


WH menjelaskan, kerumunan yang terjadi itu menjadi tanggung jawab pengelola Bandara Soetta, sehingga pihak kepolisian tidak bisa memeriksa kepala daerah tempat berdirinya bandara.

Begitupun penerapan dan pemberlakuan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 menjadi tanggung jawab pengelola bandara hingga pemerintah pusat.

"Terkait kerumunan di bandara itu adalah menjadi otoritas bandara Soekarno-Hatta, yang tidak bisa diintervensi oleh pemerintah setempat atau pemerintah provinsi," kata WH seperti diberitakan Kantor Berita RMOLBanten.

"Protokol kesehatan pun mengacu pada BNPB, yang menangani dan berbagai tata laksana protokol kesehatan itu mereka mengikuti instruksi dari pemerintah pusat," sambungnya.

WH justru menganggap aneh bila ada orang yang mengaitkan tanggung jawab kerumunan di Bandara Soetta kepada kepala daerah setempat. Terlebih, WH mengaku tidak mengetahui jadwal kedatangan dan kepulangan MRS berikut massanya di Bandara Soetta.

"Aneh kalau ada orang selalu mengait-ngaitkan antara kerumunan di bandara dengan tanggung jawab hukum di Pemprov Banten, kota maupun kabupaten. Jangan sampai kita terlibat dalam perdebatan-perdebatan yang tidak perlu," demikian Wahidin Halim.

Saat memenuhi panggilan Polda Jawa Barat berkenaan dengan kerumunan di Megamendung, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kami juga turut menyinggung kerumunan di Bandara Soekarno Hatta saat penjemputan Habib Rizieq Shihab.

Ia heran karena hingga saat ini, baru dirinya dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dipanggil pihak kepolisian. Sedangkan pemerintah wilayah Bandara Soekarno Hatta, yakni Banten tak kunjung diperiksa.

"Kalau Gubernur Jabar diperiksa, (Gubernur) DKI Jakarta diperiksa, kenapa peristiwa di bandara tidak diperiksa? Kan harusnya ini bupati tempat bandara yang (kerumunan) banyak itu, gubernur juga, mengalami perlakuan hukum yang sama seperti yang saya alami sebagai warga negara yang baik, ini kan tidak," kata Ridwan Kamil.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya