Berita

Pedagang ayam potong di Purwakarta, Jawa Barat/RMOLJabar

Nusantara

Jelang Nataru, Stok Dan Harga Pangan Di Purwakarta Masih Stabil

RABU, 16 DESEMBER 2020 | 15:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketersediaan dan harga komoditas pangan di sejumlah pasar di Purwakarta, Jawa Barat dipastikan masih normal menjelang Natal dan Tahun Baru 2021.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian Purwakarta, Karliati Djuanda memastikan harga sejumlah komoditas sampai saat ini masih stabil dibarengi ketersediaan barang yang aman serta Dinas Perdagangan selalu rutin melakukan monev sehingga belum perlu melaksanakan sidak pangan.

"Sampai sekarang ketersediaan barang dan harga stabil. Kami belum perlu melakukan sidak pangan," ujar Karliati Djuanda dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (16/12).


Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan pada dinas tersebut, Wita Gusrianita mengatakan, ada tiga pasar yang selalu dilakukan pengecekan rutin harga-harga pangan dan sejauh ini masih terbilang normal tanpa ada kenaikan harga yang signifikan.

Kata Wita, ada tiga pasar yang didapatkan data harganya, di antaranya Pasar Ki Sunda Leuwipanjang, Pasar Wanayasa/Simpang, dan Pasar Citeko Plered.

Harga komoditas cabai merah terdapat perbedaan, seperti Pasar Leuwipanjang dan Wanayasa Rp 60 ribu per kilogram, sedangkan Pasar Citeko Rp 50 ribu per kilogram. Kemudian, harga cabai rawit di Pasar Leuwipanjang Rp 50 ribu, Pasar Wanayasa Rp 24 ribu, dan Pasar Citeko Plered Rp 50 ribu.

Selanjutnya, komoditas pangan daging sapi untuk di Pasar Leuwipanjang saat ini berada di harga Rp 110 ribu, Pasar Wanayasa Rp 120 ribu, dan Pasar Citeko Plered Rp 110 ribu.

Sementara daging ayam ras di tiga daerah tersebut antara lain Pasar Leuwipanjang Rp 35 ribu, Pasar Wanayasa Rp 34 ribu, dan Pasar Citeko Plered Rp 35 ribu.

"Ada kemungkinan (kenaikan) mendekati Natal atau Tahun Baru. Tapi, jika dipantau ketersediaan mencukupi sehingga harga tetap stabil," demikian Wita.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya