Berita

Kemendikbud mencanangkan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (15/12)/Ist

Nusantara

Dorong Pemerintahan Yang Akuntabel, Kemendikbud Canangkan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip

RABU, 16 DESEMBER 2020 | 08:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Menciptakan pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan bertanggung jawab terus diupayakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui tata kelola kearsipan.

Sehingga Kemendikbud merasa perlu melakukan deklarasi komitmen dari para pejabat tinggi unit utama untuk mendorong penyelenggaraan kearsipan di lingkungannya melalui pencanangan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA).

Dihadiri 8 dari 9 pejabat eselon I melalui daring dan pejabat di bawahnya secara tatap muka di Hotel Mulia Jakarta, Selasa (15/12), pencanangan GNSTA ini juga diiringi penyerahan arsip statis Kemendikbud kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) yang secara simbolis dilakukan antara Sesjen Kemendikbud, Ainun Naim, dengan Plt Kepala ANRI.


"Momentum ini akan kita jadikan komitmen bersama untuk sadar dan tertib dalam mengelola arsip yang tercipta di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," buka Ainun Naim dalam sambutannya melalui konferensi video, Selasa (15/12).

"Dan untuk memastikan implementasi GNSTA, Kemendikbud akan melakukan evaluasi penyelenggaraan kearsipan secara berkala," tambah Ainun.

Nah, agar penyelenggaraan kearsipan dapat terwujud secara maksimal, perlu dukungan terhadap 6 aspek. Di antaranya kebijakan, organisasi, sumber daya manusia, prasarana dan sarana, teknis pengelolaan arsip, serta pendanaan kearsipan.

Plt Kepala ANRI, M Taufik, yang hadir secara daring, mengapresiasi langkah-langkah sistematis dan terukur yang telah dilakukan Kemendikbud dalam upaya melakukan pembenahan dan penataan kearsipan sebagai wujud pelaksanaan reformasi birokrasi internal menuju 'World Class Government'.

"Semoga arsip bidang pendidikan dan kebudayaan yang tercipta dapat diselamatkan dan dijaga sebagai memori kolektif bangsa dan sumber informasi bagi generasi penerus bangsa," harap Taufik.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya