Berita

Anggota DPD RI, Fahira Idris, mendukung kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang melarang ada perayaan malam tahun baru/Ist

Politik

Perayaan Malam Tahun Baru Dilarang, Fahira Idris: Agar Penanggulangan Covid-19 Lebih Maksimal

SELASA, 15 DESEMBER 2020 | 13:04 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang melarang tempat wisata, hotel, hingga restoran menggelar acara perayaan Tahun Baru mendapat dukungan penuh dari anggota DPD RI DKI Jakarta, Fahira Idris.

Pelarangan ini bertujuan agar kegiatan perayaan malam tahun baru tidak menciptakan kerumunan yang bisa berujung klaster baru Covid-19.

Menurut Fahira, kebijakan tersebut harus diambil agar pada 2021 upaya penanggulangan Covid-19 bisa lebih maksimal. Kemudian, positivity rate atau tingkat penularan bisa segera diturunkan.


“Semoga kita semua bisa memahami kebijakan larangan perayaan tahun baru yang berpotensi menciptakan kerumunan ini. Kesabaran, kedisiplinan, dan konsistensi kita mentaati berbagai protokol kesehatan sepanjang 2020 semoga mampu menurunkan tingkat penularan Covid-19 di Jakarta pada 2021. Terlebih jika nanti vaksin yang didatangkan Pemerintah sudah mendapatkan izin dari BPOM," ujar Fahira Idris di Jakarta, Selasa (15/12).

"Namun, sekali lagi, kita harus bersabar sampai nanti vaksin benar-benar dinyatakan aman dan efektif. Vaksin kita saat ini adalah memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” sambungnya.

Fahira melanjutkan, konsekuensi kebijakan larangan perayaan tahun baru yang berpotensi menciptakan kerumunan ini tentunya berpengaruh berbagai bidang terutama ekonomi. Tetapi langkah ini harus diambil agar pandemi Covid-19 di Jakarta dan di berbagai daerah lain dapat segera dikendalikan.

Selama pandemi ini belum bisa dikendalikan secara maksimal, selama itu pula ekonomi akan terganggu.

Oleh karena itu, berbagai kebijakan yang mempunyai dampak kuat terhadap pengendalian pandemi harus ditempuh agar ekonomi bisa kembali berdenyut tanpa dibayangi gangguan lagi.

“Semakin cepat pandemi ini kita kendalikan, semakin cepat ekonomi pulih, bahkan akan mampu bergerak lebih dinamis dari sebelumnya. Oleh karena itu, kita tidak punya pilihan lain, selain menutup berbagai celah yang berpotensi menaikkan kembali angka penularan Covid-19. Saya meyakini para pelaku usaha memahami keputusan Pemerintah DKI ini demi tujuan besar kita bersama yaitu mengendalikan laju penyebaran Covid-19,” pungkas Fahira.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya