Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Baiknya Jokowi Tidak Lagi Berikan Kursi Menteri Kelautan Dan Perikanan Ke Gerindra

SENIN, 14 DESEMBER 2020 | 13:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah seharusnya segera mengganti dua menteri yang terjerat kasus korupsi, Mensos Juliari P. Batubara dan Menteri KKP Edhy Prabowo.

Sebagai catatan, Presiden Jokowi diminta agar tidak mengambil orang dari partai yang sama sebagai pengganti keduanya. Sebab hal itu bisa berpotensi terjadi abuse of power.

Jokowi harus mendudukkan orang di luar Gerindra untuk pos Menteri Kelautan dan Perikanan. Begitu juga dengan pos Menteri Sosial, jangan lagi diberikan pada PDIP.


Begitu kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Senin (14/12).

"Pergantian menteri karena kasus korupsi idealnya tidak diberikan pada parpol yang sama, kecuali seluruh proses hukum telah selesai. Kondisi ini riskan terjadi abuse of power dalam penanganan kasus," ujar Dedi Kurnia.

Dedi Kurnia juga menyebutkan bahwa secara politis jika Presiden Jokowi mengganti menteri yang terjerat kasus korupsi itu bukan dari partai yang sama, maka simpati publik juga akan datang.

"Dari hitungan politis, kepercayaan pada presiden dapat meningkat jika tidak kembali melibatkan parpol terjerat korupsi," kata Dedi Kurnia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya