Berita

Jumpa pers tim paslon Ali Ibrahim Bauw-Yohanis Manibuy/Net

Nusantara

Oknum Anggota Dewan Diduga Terlibat Politik Uang Di Pilkada Teluk Bintuni

SENIN, 14 DESEMBER 2020 | 11:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tim pemenangan pasangan calon Ali Ibrahim Bauw-Yohanis Manibuy mengendus keterlibatan oknum anggota DPRD Teluk Bintuni dalam praktik politik uang Pilkada Serentak 2020 di Kampung Refideso, Distrik Kuri, Teluk Bintuni, Papua Barat.

Dugaan tersebut disampaikan Divisi Hukum Koalisi Bintuni Hebat, Yoldi T dalam jumpa pers, di Bintuni, Minggu (13/12) seperti keterangnnya, Senin (14/14).

Yoldi enggan membeberkan secara detail, namun diduga kuat salah satu oknum anggota DPRD Teluk Bintuni dari partai pengusung paslon nomor urut 2 inisial RT, terlibat politik uang secara langsung.


Praktik politik uang yang dilakukan oknum anggota DPRD ini juga dinilai sebagai sebuah rangkaian peristiwa yang kemudian memuluskan rencananya mencoblos kurang lebih 115 surat suara di TPS Kampung Refideso.

"Tidak semuanya akan kami buka, ini melibatkan salah satu anggota DPRD di Kampung Refideso. Saudara RT, terlibat money politic secara langsung. Ia juga mencoblos 115 surat suara dari total 117 surat suara di Kampung Refideso," ungkap Yoldi.

Yoldi menyebut hal ini sebagai suatu praktik yang tidak bermoral, dan menjadi preseden buruk terhadap pelaksanaan pilkada di Teluk Bintuni.

Praktik politik uang berujung pencoblosan lebih dari satu surat suara seperti yang dilakukan oknum anggota DPRD ini, disebut Yoldi, sangat tidak mencerminkan nilai demokrasi yang baik. Dan tentunya praktek kotor ini pun akan diwariskan kepada generasi selanjutnya di Bintuni.

"Ini hal yang menurut kami sangat tidak bermoral, tidak mencerminkan demokrasi yang baik dan tidak mengajarkan demokrasi yang baik. Seorang calon pemimpin harusnya memberikan contoh dan teladan yang baik, bukan menghancurkan mental dan moral masyarakat," tegasnya.

Dugaan temuan ini, telah dilaporkan secara resmi ke Bawaslu Teluk Bintuni, Sabtu (12/12), dan tim pemenangan paslon Ali Ibrahim Bauw-Yohanis Manibuy berkomitmen mengawal pelanggaran politik uang hingga tuntas.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya