Berita

Proses razia masker yang ricuh di Kemang/Net

Nusantara

Lakukan Razia Masker, Lurah Cipete Malah Dapat Bogem Mentah Pengunjung Cafe

JUMAT, 11 DESEMBER 2020 | 08:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kedisiplinan sebagian warga Jakarta dalam mematuhi aturan protokol kesehatan tampaknya masih rendah. Bahkan mereka berani melawan petugas yang merazia kerumunan dan pelanggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Seperti yang terjadi saat Lurah Cipete Utara, Nurcahya, bersama jajarannya melakukan razia rutin penerapan PSSB di wilayahnya.

Alih-alih dipatuhi, ia justru dipukul oleh tamu Waroeng Brothers Coffee a Resto di Jalan Kemang Selatan VII B, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.


Nurcahya menceritakan, pemukulan terjadi pada Sabtu lalu (21/11) sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, pihaknya usai mengecek kerumunan balap liar motor di Jalan Raya Pangeran Antasari.

“Jadi saya habis monitoring PSBB transisi kerumunan di Antasari, lalu saya mengecek galian di Jl. Pelita, Cipete Utara, Jaksel, kemudian kami melihat adanya kerumunan di Waroeng Brothers,” kata Nurcahya yang dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Jumat (11/12).

Nurcahya menambahkan, anggota FKDM dan PPSU Kelurahan Cipete Utara kemudian menegur orang-orang yang berkerumun di Brothers Coffee & Resto.

Anggota FKDM pun lalu mengambil dokumentasi berupa foto dan video kerumunan.

“Saya mencari pemiliknya karena sudah pukul 01.30 WIB, masih buka dan ada ratusan pengunjung di sana,” ucap Nurcahya.

Namun tiba-tiba sejumlah tamu Brothers Coffee & Resto tiba-tiba menghampiri dan merusak telepon seluler salah satu anggota FKDM. Hingga terjadi pemukulan terhadap Lurah Cipete Utara.

Sementara itu, Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Budi Sartono mengatakan, pihaknya langsung menangkap pelaku pemukulan yang berinisial RQ (22), usai kejadian.

Pihaknya saat ini masih melakukan pengembangan, karena diduga pelaku pemukulan berjumlah tiga orang.

Kini RQ sudah ditahan di Polres Jakarta Selatan. Polisi menjeratnya dengan Pasal 170 KUHP tentang penggeroyokan disertai perusakan.

Dua terduga pelaku lainnya kini masih dalam pendalaman polisi.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya