Berita

Gibran Rakabuming Raka bersama Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Gibran Unggul Telak, Haris Rusly: Ini Penobatan Sang Pangeran, Bukan Pemilu

RABU, 09 DESEMBER 2020 | 18:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keunggulan telak pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa terhadap lawannya, Bagyo Wahyono-FX Supardjo di Pilkada Solo seakan bukan hasil dari pemilihan umum.

Berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count Charta Politika, paslon nomor urut 1 itu unggul dengan angka yang cukup besar, yakni hingga 87,15 persen.

Melihat hasil tersebut, aktivis Haris Rusly Moti pun menilai gelaran Pilkada di Solo yang mempertemukan pasangan koalisi gemuk dan pasangan independen itu seakan hanya sekadar formalitas.


"Ini namanya penobatan sang pangeran. Tak ada pemilihan umum di Solo," kata Haris Rusly Moti di akun Twitternya, Rabu (9/12).

Hingga pukul 17.40 WIB, Charta Politika telah menghimpun 100 persen suara masuk dalam hitung cepat di Pilkada Solo. Hasilnya, Gibran-Teguh unggul dengan 87,15 persen, sedangkan untuk pasangan Bagyo-FX Supardjo 12,85 persen, dengan suara masuk 100 persen.

Meski demikian, hitung cepat ini bukan hasil resmi. Nantinya, hasil penghitungan Pilkada Serentak akan diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah melakukan rekapitulasi secara berjenjang.

Gibran-Teguh menjadi sorotan karena maju di Pilkada Solo 2020 dengan koalisi gemuk, yakni diusung PDIP, Gerindra, PAN, Golkar, dan PSI. Selain diusung parpol besar, paslon nomor urut 1 disorot publik karena status Gibran yang merupakan putra sulung Presiden Joko Widodo.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya