Berita

Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) M. Said Didu/Net

Politik

Pesan Said Didu: Sebelum Nyoblos Mohon Ingat Kasus Bansos, Benur, Dan Dinasti Politik

RABU, 09 DESEMBER 2020 | 07:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Hari pencoblosan Pilkada Serentak 2020 digelar pada hari ini, Rabu (9/12). Sebuah saran diberikan deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) M. Said Didu kepada para calon pemilih yang hendak ke TPS.

Dalam pesannya, dia meminta kepada para pemilih untuk mengingatk kembali kasus-kasus korupsi hingga dinasti politik sebelum melakukan pencoblosan.

“Mohon yang memberikan suara pada pilkada besok, dalam menentukan pilihan agar tetap ingat kasus pilpres, korupsi benur, bansos, penembakan FPI, dinasti politik, oligarki dll,” pesannya dalam akun Twitter pribadi, Selasa (8/12).


Pilkada tahun ini digelar di 270 daerah yang meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Pilkada turut diikuti oleh anak Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka di Kota Solo. Selain Gibran, menantu Jokowi, Bobby Nasuution juga berlaga di Pilkada Kota Medan.

Sementara itu, kasus korupsi terakhir yang ditangani KPK adalah penangkapan terhadap Menteri Sosial Juliari Batubara. Menteri asal PDIP itu resmi jadi tersangka karena diduga menerima suap dana bantuan sosial (bansos).

Sebelum Juliari, KPK lebih dulu menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Menteri asal Gerindra itu ditangkap dalam kasus korupsi ekspor benur.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya