Berita

Pertunjukan HOPE yang digelar secara virtual/Ist

Nusantara

HOPE, Pertunjukan Seni Tari Virtual Bantu Seniman Disaksikan Empat Negara

SENIN, 07 DESEMBER 2020 | 11:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seniman menjadi salah satu pekerjaan yang terpukul akibat pandemi Covid-19, khususnya bagi mereka yang bekerja di seni pertunjukan.

Untuk membantu seniman yang terdampak akibat pandemi, Gerakan TurunTangan bersama dengan Ballet.id dan Swargaloka kemudian menggelar sebuah pertunjukan tari secara daring.

Pertunjukan bertajuk "HOPE" itu telah sukses digelar pada Minggu (6/12) dan disiarkan secara live melalui aplikasi Zoom.


Terdapat 11 kota di empat negara yang menyaksikan pertunjukan tersebut, yaitu Indonesia, Filipina, Thailand, dan Nigeria. Bukan hanya menonton, mereka juga berkontribusi membantu para seniman terdampak.

Selama 120 menit, 11 penampil menunjukan bakatnya di hadapan para penonton. Dimulai dengan kolaborasi Ballet.id, Swargaloka, dan IDCO yang indah, kemudian dilanjutkan dengan One Dance Academy, In Motion, Abib Igal, dan Chakil Squad.

Penampilan dari TNR Dancespot, Kitapoleng, Domberai, Ballet Manula, Speranza Dance Indonesia, Leap of Dance, dan Bangkok City Ballet juga tidak kalah memukau.

Pertunjukan kemudian diakhiri dengan penampilan dari Manggolo Mudho.

Dalam keterangan tertulis Gerakan TurunTangan yang diterima Kantor Berita Politik RMOL pada Senin (7/12), pertunjukan itu merupakan kelanjutan dari beberapa program Seniman Bantu Seniman.

Program itu sebelumnya telah membagikan 1.000 paket sembako kepada seniman dan pemberian sejumlah dana kelola ke beberapa sanggar seni yang membutuhkan.

"Kami berharap dengan adanya pertunjukan tari secara daring ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap seniman serta dapat membangkitkan semangat para seniman untuk tetap berkarya meskipun dalam kondisi seperti ini," ujar Humas Gerakan TurunTangan, Khainisa Salsabila.

"Seluruh keuntungan dari pertunjukan ini akan diberikan kepada para seniman yang terdampak pandemi Covid-19," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya