Berita

Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani/Net

Nusantara

Pesan Gerindra Untuk PSI: Jadilah Besar Dengan Cara Yang Baik

MINGGU, 06 DESEMBER 2020 | 09:56 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Koar-koar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) soal kenaikan gaji dan tunjangan anggota dewan dalam Rencana Kerja Tahunan (RKT) anggota DPRD DKI Jakarta disayangkan Fraksi Partai Gerindra.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani menyayangkan kesalahpahaman yang dilakukan kader-kader PSI.

"Sangat disayangkan karena kader PSI DKI yang berjumlah delapan orang itu harus jadi korban kesalahpahaman dari partainya," ujar Rany seperti dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Minggu (6/12).


Menurut Rany, sejak pansus RKT berjalan PSI sesungguhnya juga turut terlibat. Sehingga dengan atraksi yang dilakukan ini membuat pembahasan tersebut seolah sia-sia.

"Dalam hal ini perlu digarisbawahi tidak ada kenaikan gaji, memang ada penambahan di kegiatan sosialisasi yang nantinya manfaatnya untuk masyarakat juga," tegas Rany.

Politisi Gerindra ini menambahkan, mencari panggung dalam dunia politik memang hal yang lumrah. Tetapi kalau dilakukan dengan cara yang 'kaleng-kaleng', maka pasti kurang elok juga.

"Menjadi besarlah dengan cara yang baik dan diridhoi Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa," tandasnya.

Fraksi PSI diketahui hadir dalam pembahasan RKT dan ikut menyetujui dengan tanda tangan saat rapat. 

Tapi setelah pembahasan selesai, sikap PSI berubah 180 derajat dan malah menginstruksikan penolakan kenaikan RKT itu.

RKT 2021 direncanakan menganggarkan sebesar Rp 888 miliar. Jumlah itu sudah mencakup semua item mulai, kunjungan kerja (kunker), kunjungan dalam kota, peninjauan, sosialisasi pancasila, sosialisasi perda, reses, dan kegiatan alat kelengkapan dewan (AKD).

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya